Breaking News:

Berita Madura

Ratusan Calon Peserta Rehabilitasi Lapas Narkotika Pamekasan Jalani Skrining Tahap Awal

Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura melakukan skrining awal terhadap WBP calon peserta rehabilitasi tahap 1 tahun anggaran 2022. 

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO
Suasana saat WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura melakukan skrining awal di ruangan kunjungan dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura melakukan skrining awal terhadap WBP calon peserta rehabilitasi tahap 1 tahun anggaran 2022. 

Skrining ini dilakukan di ruangan kunjungan dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan.

Peserta skrining tersebut yaitu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah memenuhi kriteria awal untuk calon peserta rehabilitasi

Skrining itu bertujuan untuk mendapatkan informasi adakah suatu faktor risiko atau masalah yang terkait dengan penggunaan narkotika. 

Plt. Kasi Binadik Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Andris Sugiarto mengatakan, sesuai instruksi Kalapas dan sesuai hasil rapat Tim Rehabilitasi, selama dua hari ke depan pihaknya bersama tim melakukan skrining kepada WBP calon peserta rehabilitasi tahun anggaran 2022 hingga memenuhi kuota atau target peserta Rehabilitasi tahun 2022 yaitu berjumlah 440 peserta. 

"Alhamdulillah hari ini 141 peserta telah melaksanakan skrining dengan kriteria ringan berjumlah 37 WBP dan kriteria sedang berjumlah 104 WBP," kata Andris Sugiarto kepada TribunJatim.com, Sabtu (25/12/2021).

Sementara itu, Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Sohibur Rachman mengapresiasi kinerja tim panitia rehabilitasi terhadap kegiatan skrining ini yang dilakukan kepada WBP. 

Kata dia, setiap tahunnya, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan selalu melaksanakan program rehabilitasi, baik itu rehabilitasi sosial maupun rehabilitasi medis. 

"Sementara untuk target peserta rehabilitasi tahun anggaran 2022 Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim, berjumlah 440 WBP peserta," kata Sohibur Rachman.

Ia berharap, rehabilitasi nantinya, warga binaan khususnya dengan kasus penyalahgunaan narkoba dapat sembuh dari ketergantungan terhadap segala bentuk narkoba.

Sehingga setelah selesai menjalani masa pidana nanti, warga binaan dapat hidup sehat tanpa narkoba.

Pantauan di lokasi, proses skrining berjalan tertib dan aman.

Serta semua WBP dan petugas tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dengan tetap menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved