Breaking News:

Berita Madura

Bobol Konter Sepulang Nonton Balap, Pemuda di Sampang Gunakan Hasil Curian untuk Dugem di Surabaya

Dandi Wahyono warga Desa Sumber Anyar, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura diringkus pihak kepolisian setempat.

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
psafe.com
Ilustrasi pencurian ponsel. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Dandi Wahyono warga Desa Sumber Anyar, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura diringkus pihak kepolisian setempat.

Pasalnya, pria berusia 20 tahun tersebut telah mencuri sejumlah handphone yang ada di dalam konter berlokasi di Jalan Raya Jrengik, Sampang.

Akibatnya pemilik konter handphone, Ach. Bahri Mustofa (44) warga setempat mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Irwan Nugraha menceritakan bahwa, saat melancarkan aksinya tersangka ditemani tiga temannya.

Kala itu, sepulang dari melihat acara balap liar sepeda motor di Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, mereka melintas di depan konter milik korban, sekitar pukul 24.00 WIB.

Kemudian, mereka berinisiatif untuk melakukan pencurian dengan berbagi peran guna melancarkan aksinya.

Baca juga: Nelayan di Sampang Simpan Sabu di Rumahnya, Ditemukan Polisi karena Gerak-geriknya Mencurigakan

"Sementara yang bersangkutan ini (Dandi) mendapatkan tugas berjaga di luar," ujar Iptu Irwan Nugraha.

Ia menambahkan, sedangkan teman-temannya masuk ke dalam konter dengan mencongkel atap bangunan.

Setelah berhasil masuk ke dalam konter, mereka mengambil tiga unit handphone dengan merek bervariatif.

"Handphone hasil curiannya di jual oleh tersangka, kemudian uangnya dipergunakan untuk bersenang-senang di diskotik Surabaya," terangnya.

Baca juga: Bupati Sampang Undang 34 Putra Daerah yang Baru Dilantik di Sekolah Polisi Negara Polda Jatim

Sementara, dalam pemburuan tersangka kasus pencurian ini, dua teman Dandi Wahyono tertangkap terlebih dahulu sehingga berada di sel tahanan Polres Sampang.

Kemudian, baru disusul oleh Dandi Wahyono, sedangkan satu rekannya lagi masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Yahya Ahmad.

"Atas perbuatannya, mereka disangkakan pasal 363 ayat 1 ke 3e dan 4e KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara," tegas Iptu Irwan Nugraha.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved