Breaking News:

Berita Kabupaten Madiun

Jumlah Laka Lantas di Kabupaten Madiun pada 2021 Turun, Namun Korban Meninggal Dunia Naik

Jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Madiun pada 2021 turun, namun korban meninggal dunia naik, minimnya penerangan jalan jadi faktor.

Istimewa/TribunJatim.com/Polres Madiun
Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan, pada tahun 2020 jumlah laka lantas di Kabupaten Madiun mencapai 553 kali. Sedangkan pada tahun 2021, laka lantas di Kabupaten Madiun terjadi sebanyak 528 kali, Sabtu (1/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Polres Madiun mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Madiun pada tahun 2021 turun jika dibandingkan tahun 2020.

Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan, pada tahun 2020 jumlah laka lantas di Kabupaten Madiun mencapai 553 kali.

Sedangkan pada tahun 2021, laka lantas di Kabupaten Madiun terjadi sebanyak 528 kali.

"Jadi untuk jumlah laka ini turun sebesar 5 persen jika dibandingkan tahun 2020," kata AKBP Jury Leonard Siahaan, Sabtu (1/1/2022).

Namun begitu, AKBP Jury Leonard Siahaan mencatat ada kenaikan jumlah korban meninggal dunia, yaitu pada tahun 2020 sebanyak 104 korban meninggal dunia.

Sedangkan pada tahun 2021 naik sebesar 7 persen, yaitu 111 korban laka lantas meninggal dunia. 

Menurut AKBP Jury Leonard Siahaan, satu di antara penyebab terjadinya laka lantas di Kabupaten Madiun karena minimnya penerangan jalan umum.

"Hampir rata-rata terjadi karena penerangan jalan yang terbatas, dan kita sudah koordinasi dengan bupati, bahwa kabupaten sudah komitmen seluruh wilayah kabupaten akan diberikan penerangan" lanjut AKBP Jury Leonard Siahaan.

Selain minimnya penerangan jalan, faktor lain adalah kelalaian pengendara sendiri.

Baca juga: Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas di Blitar Tahun 2021 Naik 12,4 Persen, Korban Meninggal Puluhan Orang

"Kita lihat sendiri, banyak anak-anak menggunakan kendaraan tidak pakai helm, ban motor tidak sesuai standar, dan lainnya," jelas AKBP Jury Leonard Siahaan.

AKBP Jury Leonard Siahaan berharap, para orang tua juga selalu mengingatkan kepada anak-anaknya untuk menggunakan helm saat berkendara.

"Selain itu, kalau masih di bawah umur ya jangan diizinkan naik kendaraan bermotor," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan, pada tahun 2022, Pemkab Madiun telah memproyeksikan pemasangan penerangan jalan umum sebanyak 7.440 titik.

"Insyaallah Mei tahun 2023 sudah nyala secara keseluruhan dan titik-titik black spot bisa terang benderang, sehingga bisa mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," jelas Hari Wuryanto.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved