Berita Surabaya

Patroli Malam Tahun Baru 2022 di Surabaya, Polisi Dapati Pemuda Mabuk dan Teriak-teriak

Patroli malam Tahun Baru 2022 di Surabaya, miras dan petasan jadi sasaran, polisi mendapati sejumlah pemuda yang mabuk dan berteriak-teriak.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Polisi menemukan dua kardus berisi botol miras penuh di wilayah Keputih Surabaya, jelang malang Tahun Baru 2022, Jumat (31/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perintah Kapolrestabes Surabaya agar menjaga kondusivitas Kota Surabaya saat malam pergantian tahun dilaksanakan sepenuhnya oleh Polsek Sukolilo.

Kapolsek Sukolilo, AKP M Sholeh menerjunkan Tim Anti Bandit Polsek Sukolilo untuk menyisir area rawan, jelang malam Tahun Baru 2022 di wilayahnya.

Polisi kemudian meminta warga penjual kembang api dan petasan agar menutup lapaknya jelang pukul 22.00 WIB.

"Yang kembang api kami minta agar tidak dijual dan tutup lapaknya. Sementara yang petasan kami bawa dan sita," sebut AKP M Sholeh, Sabtu (1/1/2022).

Polisi kemudian mendapat laporan adanya kerumunan di tengah jembatan MERR.

"Anggota kemudian bergeser memberikan imbauan dan membubarkan kerumunan secara humanis. Alhamdulillah warga mau mengerti dan membubarkan diri," imbuhnya.

Tak hanya itu, polisi kemudian mendapat informasi adanya pesta miras di wilayah Kejawan Putih Surabaya.

Mereka meresahkan warga karena mabuk dan berteriak.

Baca juga: Viral Petasan dari Kertas Alquran di Acara Akad Nikah, Tuan Rumah Kaget, Polisi-TNI Datangi Lokasi

"Kami kemudian bergeser ke lokasi. Di sana kami mendapati empat pemuda. Setelah kami amankan dan interogasi, kami mendapat informasi jika mereka membeli miras di salah satu orang," terangnya.

Polisi kemudian mencari keberadaan orang tersebut dan berhasil mengamankan pria berinisil MA (43) warga Keputih, Surabaya.

Di sana, polisi menemukan dua kardus berisi miras jenis cukrik siap jual.

"Jualnya Rp 50 per botol, mendapat keuntungan sekitar Rp 10 ribu per botolnya. Semua kami amankan dan bawa ke polsek untuk di tipiring," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved