Breaking News:

Berita Surabaya

Manfaatkan Kondisi Ramai, Buruh Serabutan Gasak Ponsel Pengunjung Taman Pantai Kenjeran Surabaya

Manfaatkan kondisi ramai, pria yang sehari-hari bekerja serabutan gasak ponsel pengunjung Taman Pantai Kenjeran Surabaya.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Anggik April Laksana (42) warga Batang, Jawa Tengah, dikeler oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (1/1/2022) siang. Pria yang tak jelas pekerjaannya itu, nekat mencuri ponsel merek Vivo milik seorang pengunjung di Taman Hiburan Pantai Kenjeran, Surabaya.  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggik April Laksana (42) warga Batang, Jawa Tengah, dikeler oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (1/1/2022) siang. 

Pria yang tak jelas pekerjaannya itu, nekat mencuri ponsel merek Vivo milik seorang pengunjung di Taman Hiburan Pantai Kenjeran, Surabaya. 

Modusnya, pelaku memanfaatkan situasi lengah korban berinisial AS (33) warga Tenggilis Mejoyo, Surabaya, yang sedang berkunjung di taman tersebut.

Ramainya pengunjung yang cenderung berdesak-desakan, memudahkan pelaku melancarkan aksinya. 

Pelaku yang indekos di Kedurus, Karang Pilang, Surabaya itu, nekat merogoh saku celana korban yang lengah karena berada di tengah kerumunan pengunjung lainnya. 

"Pelaku berjalan di belakang korban. Saat kondisi jalan berdesak-desakan pelaku mengambil perlahan ponsel korban dari saku celana korban," ujarnya Kanit Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Ipda Sularno, Minggu (2/1/2022). 

Setelah dikeler ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk dilakukan penyidikan, pelaku mengaku, jika aksinya itu merupakan yang pertama kali. 

Baca juga: Aksi Maling di Karang Pilang Surabaya Terekam CCTV, Motor NMax dan Cincin Akik Bertuah Raib Dicuri

Motifnya, ungkap Ipda Sularno, pelaku terdesak karena kebutuhan ekonomi. Mengingat pelaku selama ini tidak memiliki pekerjaan tetap alias serabutan. 

"Iya pengakuannya baru sekali beraksi, karena pelaku memanfaatkan kesempatan. Dia kerjanya serabutan. Terdesak motif ekonomi," pungkas Ipda Sularno.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 364 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman kurungan penjara paling lama tujuh tahun. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved