Breaking News:

Berita Madiun

Cegah Omicron Masuk Kota Madiun, Dinkes Awasi Pelaku Perjalanan Terutama dari Luar Negeri

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terutama menggunakan masker.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun, Denik Wuryani, Rabu (10/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terutama menggunakan masker.

Hal ini diserukan usai masuknya virus Covid-19 varian Omricon ke Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun, Denik Wuryani mengatakan penerapan 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan merupakan standar prokes yang diterapkan agar tidak tertular Covid-19 termasuk dari varian omricon.

"Perlakuannya tetap sama, apapun virusnya, dan mutasinya cara, pencegahannya ya protokol kesehatan itu," kata Denik, Senin (3/1/2022).

Dinkes Kota Madiun juga masih gencar melakukan testing serta tracing terutama kepada mereka yang kontak erat dengan pasien Covid-19.

"Di samping itu kita melakukan testing untuk kasus-kasus dengan flu dan sejenisnya yang memiliki gejala-gejala dengan covid," jelas Denik.

Selain itu, Dinkes Kota Madiun akan melakukan skrining ketat kepada warga Kota Madiun yang baru saja bepergian terutama dari luar negeri.

Denik menjelaskan sesuai aturan, pelaku perjalanan terutama dari luar negeri harus melakukan karantina terlebih dahulu di Surabaya.

"Kalau sudah karantina di Surabaya kita tinggal melanjutkan saja. Harus karantina lagi kurang lebih 3 hari lalu dilakukan PCR," lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved