Breaking News:

Berita Malang

Upaya Optimalkan Angkot, Dishub Kota Malang Akan Belajar ke Bogor

Dinas Perhubungan Kota Malang di 2022 ini bakal melakukan studi ke kota Bogor guna mengoptimalkan kembali peran angkutan kota (angkot) di Kota Malang.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
mikrolet di Kota Malang 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Perhubungan Kota Malang di 2022 ini bakal melakukan studi ke kota Bogor guna mengoptimalkan kembali peran angkutan kota (angkot) di Kota Malang.

Studi ini dilakukan, karena Kota Bogor dianggap oleh Dishub Kota Malang sebagai kota yang berhasil melakukan by service transportation.

"Di 2022 ini, kami akan belajar ke Bogor. Bogor itu berhasil melakukan by service transportation. Itu yang nanti akan kami pelajari untuk memaksimalkan angkot," ucap Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono.

Seperti diketahui, nasib angkot atau yang biasa disebut mikrolet di Kota Malang kini mulai terkikis oleh pesatnya laju perkembangan zaman.

Banyaknya angkutan transportasi online disinyalir menjadi penyebab, mikrolet di Kota Malang mati kutu.

Baca juga: Heboh Rebutan Harta Gono-Gini Aset Rumah di Kawasan Ijen Kota Malang, Bernilai Puluhan Miliar Rupiah

Kota Malang sendiri merupakan satu di antara daerah di Indonesia yang memiliki banyak mikrolet dengan 25 jalur atau trayek.

Hanya saja, dari 25 jalur tersebut yang aktif hanya sekitar 18 jalur. Sedangkan sisanya vakum.

"Sebenarnya angkot di Kota Malang ini tidak mati. Meski sudah tidak aktif, terkadang beberapa masih kami jumpai melihat mikrolet yang masih menerima carteran. Contohnya jalur MKS yang masih menerima carteran di pabrik-pabrik rokok," ujar mantan Camat Klojen ini.

Dengan melakukan studi ke Bogor ini diharapkan oleh Heru, mikrolet di Kota Malang kembali menjadi primadona masyarakat Kota Malang.

Baca juga: Begini Cara Pemkot Malang Kelola Aset Agar Tidak Disalahgunakan Pihak Tak Bertanggungjawab

Pihaknya akan mengajak sejumlah paguyuban mikrolet, guna mengaplikasikan sistem transportasi dari kota hujan tersebut ke Kota Malang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved