Breaking News:

Berita Kediri

Varian Omicron Sudah Sampai Surabaya, Wali Kota Kediri Ingatkan Warga Tetap Waspada dan Taat Prokes

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta warga Kota Kediri waspada dan taat pada protokol kesehatan (prokes) menyusul mulai masuknya Covid-19 varia

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI
Varian Omicron Sudah Sampai Surabaya, Wali Kota Kediri Ingatkan Warganya untuk Waspada dan Taat Prokes 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta warga Kota Kediri waspada dan taat pada protokol kesehatan (prokes) menyusul mulai masuknya Covid-19 varian Omicron di Jawa Timur.

Sebelumnya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengkonfirmasi dua warganya terinfeksi varian Omicron setelah pulang dari Bali. 

Mulanya hanya seorang yang terdeteksi. Setelah petugas melakukan tracing, seorang keluarganya ternyata positif terinfeksi varian Omicron.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam penjelasannya menghimbau jangan pernah menyepelekan, karena isu yang berkembang di masyarakat varian ini lebih ringan dampaknya. 

"Intinya kita harus waspada, ada target besar pemulihan ekonomi di tahun 2022," ungkap Abdullah Abu Bakar, Senin (3/1/2022).

Dijelaskan, semua kerja keras kita akan sia-sia jika pandemi ini tidak selesai-selesai.

Baca juga: Insiden Tak Terduga Konser Dangdut di Kediri, Panggung Roboh saat Penonton Asyik Berjoget

"Saya tidak bisa melarang orang untuk tidak bekerja, tapi mohon tetap pakai masker dan taat pada protokol kesehatan," jelasnya. 

Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat untuk pemulihan ekonomi di 2022. Namun ancaman varian Omicron juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

Dihimbau kepada masyarakat yang sempat berlibur Natal dan tahun baru ke luar kota segera tes antigen.

Baca juga: Omicron Teridentifikasi Masuk Jatim, Pemkab Lamongan Lakukan Siaran Keliling Pakai Mobil

"Ini untuk mengantisipasi transmisi lokal. Mari menjadi warga yang bertanggung jawab dengan memeriksakan diri," tegasnya. 

Diharapkan yang bekerja tetap bekerja, yang berwirausaha tetap menjalankan usahanya. 

"Saya berharap tidak akan ada lagi PPKM atau apapun istilahnya. Maka jalan satu-satunya ya vaksin, masker dan taat protokol kesehatan," jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved