Breaking News:

Berita Kota Kediri

Dijamin, Ratusan Anak Yatim Korban Covid-19 di Kediri Akan Dapat Bantuan Biaya Hidup dan Pendidikan

Dijamin! Anak yatim korban Covid-19 akan mendapatkan bantuan biaya hidup dan pendidikan dari Pemkot Kediri.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat berinteraksi dengan anak-anak yang terdampak pandemi Covid-19, 2022. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sebanyak 266 anak yatim yang orangtuanya meninggal akibat pandemi Covid-19 (virus Corona) akan mendapatkan bantuan biaya hidup dan pendidikan dari Pemkot Kediri.

Bantuan biaya hidup yang diberikan sebesar Rp 300.000 per bulan, dan biaya pendidikan sebesar Rp 700.000 per semester.

"Total anak yatim korban Covid-19 sebanyak 271 orang. Namun dua anak telah pindah domisili ke daerah lain, dan tiga anak lainnya berasal dari keluarga mampu, jadi akhirnya yang mendapat bantuan 266 anak," ungkap Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar di Balai Kota Kediri, Selasa (4/1/2022).

Dari hasil pendataan, terdapat 271 anak yatim yang terdampak Covid-19 di Kota Kediri. Rinciannya, 3 anak dari keluarga mampu, 96 tidak mampu, dan 170 sangat tidak mampu.

Dua anak di antaranya sudah pindah ke luar Kota Kediri, sehingga kini total ada 269 anak yatim korban Covid-19 di Kota Kediri.

Abdullah Abu Bakar menjelaskan, 266 anak ini terdiri dari 46 balita, 17 sedang sekolah PAUD, 95 siswa SD, 46 siswa SMP, 54 siswa SMA, 5 anak menjadi santri di pondok pesantren dan putus sekolah 3 anak.

266 anak yatim ini mendapat bantuan biaya hidup Rp 300.000 per bulan, sementara yang belum sekolah tidak mendapat bantuan biaya pendidikan.

"Sedangkan untuk yang belum terdaftar KIP (Kartu Indonesia Pintar) mendapat bantuan Rp 700.000," jelasnya.

Baca juga: 1.258 Anak di Surabaya Jadi Yatim dan Piatu Akibat Covid-19

Abdullah Abu Bakar berkomitmen anak-anak terdampak pandemi Covid-19 agar tidak sampai kehilangan masa depannya.

"Meskipun kelak saya sudah selesai menjabat, mereka akan terus menjadi tanggung jawab pemerintahan selanjutnya," ungkap wali kota yang akrab disapa Mas Abu itu.

Termasuk yang saat ini masih bayi dan belum sekolah juga kelak kalau sudah masuk sekolah mendapatkan bantuan biaya pendidikan, minimal hingga tingkat SMA.

"Ini bentuk komitmen Pemerintah Kota Kediri mengamankan masa depan anak yatim korban Covid-19," jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved