Breaking News:

Berita Madura

Respon Distributor Pupuk Bersubsidi Soal Rencana DPRD Sampang Lakukan Pemanggilan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Madura berencana melakukan pemanggilan semua pihak terkait soal pendistribusi pupuk subsidi ke para pet

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Hanif Manshuri
ILUSTRASI - Para petani tambak di Lamongan mulai merasakan hasil unjuk rasa, mulai hari ini mereka bisa mendapatkan pupuk, Sabtu (8/2/2020) 

Laporan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Madura berencana melakukan pemanggilan semua pihak terkait soal pendistribusi pupuk subsidi ke para petani di Kota Bahari.

Hal itu dilakukan lantaran adanya aduan terkait dugaan penjualan pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dilakukan oleh kios.

Serta kelangkaan pupuk juga menjadi pemicu, sebab jumlah kios di Sampang dinilai minim, artinya keberadaannya tidak merata di 180 desa se Kabupaten Sampang.

Atas dasar pemanggilan tersebut, salah satu distributor pupuk subsidi di Sampang siap memenuhinya guna persoalan yang saat ini menjadi polemik cepat teratasi.

Baca juga: Masuki Musim Tanam, Petani Jatim Minta Pemerintah Segera Tetapkan Alokasi Pupuk Subsidi Tahun 2022

Distributor pupuk bersubsidi bernama Usaha Tani, berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim, Sampang, Mukit (70) mengatakan bahwa, sudah menjalankan tugas sesuai tupoksi alias sudah melakukan distribusi sesuai alokasi yang ditentukan kepada 34 kios yang menjadi tanggung jawabnya.

Bahkan pada moment musim tanam seperti ini dirinya lebih jeli dengan lebih intens menanyakan kepada karyawan yang bertugas terkait bukti pendistribusiannya.

“Sejauh ini apa yg dikirim oleh karyawan saya, sesuai dengan pengajuan e-RDKK yang ditentuklan oleh dinas, dan sebagai pengawasan kami pun juga memiliki grup di medsos yang sifatnya internal, di dalamnya ada pemilik kios,” ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (4/1/2022)

Baca juga: Tak Terima Istrinya Digoda di Facebook, Pria Sampang Tusuk Sopir Lyn di Dukuh Pakis

Namun kata Mukit, tidak menutup kemungkinan di lapangan ada pergerakan lain ‘kecurangan’.

Maka dari itu perlu sebuah penyelesaian agar semua pihak mengetahui akar persoalannya, apakah di distributor atau pihak yang lain.

“Saya sangat setuju dengan adanya pertemuan nanti dengan DPRD Sampang agar dapat diketahui temuan permasalahannya itu berlokasi di mana dan kami tidak ingin saling curiga satu sama lain,” tegasnya.

Sementara sejauh ini, dirinya belum mendapatkan surat atas pemanggilan yang direncakan DPRD setempat, namun untuk wacana pemanggilannya sudah mengetahui melalui media sosial yang ada.

“Kabar pemanggilan itu saya baca di media online dan kebetulan saya juga berkoordinasi dengan dinas pertanian,” pungkasnya.

Baca juga: Sempat Tak Direstui Orangtua, Janda di Sumenep Mengeluh Ditinggal Tanpa Alasan oleh Oknum Kades

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved