Breaking News:

Berita Kabupaten Mojokerto

Wana Wisata Padusan Pacet Dituding Jadi Tempat Pungli, Begini Jawaban Kepala Disparpora Mojokerto

Wana Wisata Padusan Pacet dituding jadi tempat pungli, begini jawaban Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto Amat Susilo.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
Wisata Pemandian Air Panas Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto menanggapi tudingan pungutan liar (pungli) di Wana Wisata Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Sebelumnya, di media sosial Facebook ramai diperbincangkan terkait mahalnya harga tiket masuk dan parkir yang dianggap seperti pungli, di Wana Wisata Padusan Pacet.

Adapun postingan di Facebook itu berisi 'Masuk gerbang pacet Rp 50 ribu + parkir 3 orang 2 motor, parkir lagi 10 ribu 2 motor, masuk kolam air panas 30 rb 3 orang, itu belum lagi ke spot lainnya yang juga bayar lagi. Ini tempat wisata atau tempat pungli? Kenapa gak sekalian bayar semua di pintu masuk utama wana wisata'.

Menanggapi hal itu, Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo menjelaskan, tiket masuk objek wisata, termasuk asuransi telah sesuai retribusi di Wana Wisata Padusan Pacet

"Iya, yang Rp 15 ribu pintu masuk kawasan wana wisata, yang Rp 10 ribu tiket masuk kolam air panas dan yang Rp 5 ribu parkir yang dikelola desa, kalau hanya mau ngopi di warung-warung kawasan ya cukup tiket masuk bawah (Pintu Utama) saja," ungkap Amat Susilo, Selasa (4/1/2022).

Amat Susilo juga menanggapi tudingan Wana Wisata Padusan Pacet menjadi tempat pungli. Pihaknya, berencana melaporkan kejadian ini ke Polres Mojokerto.

"Itu ada karcis resmi, lihat perkembangan, mungkin yang posting baru main ke sana, setiap weekend ramai," jelasnya.

Baca juga: Kebun Binatang Surabaya Masih Jadi Wisata Favorit di Surabaya saat Libur Tahun Baru 2022

Amat Susilo menambahkan, atas kejadian ini, pihaknya akan melakukan evaluasi bersama Perhutani selaku pemangku kawasan hutan, dan stakeholder, terhadap pengelolaan Wana Wisata Padusan Pacet.

"Tetap sebagai bahan evaluasi, nanti kita bicara dengan Perhutani dan stakeholder yang lain," terangnya.

Amat Susilo menambahkan, saai ini sedang ada pembangunan tempat parkir guna mengantisipasi parkir liar di Wana Wisata Padusan Pacet.

"Saat ini lagi sedang dibangun tempat parkir baru, biar nantinya tidak ada parkir liar," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved