Breaking News:

Berita Surabaya

Kapolda Jatim Pastikan Polisi Selidiki Informasi Jual Beli Vaksin Booster di Surabaya

Setelah ramai di beberapa media terkait praktik jual beli vaksin booster, kepolsian mulai mendalami informasi tersebut.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta usai meninjau vaksinasi di SD Santa Clara Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setelah ramai di beberapa media terkait praktik jual beli vaksin booster, kepolsian mulai mendalami informasi tersebut.

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya tengah melakukan penyelidikan atas informasi tersebut.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta menegaskan saat ini penyidik reskrim Polrestabes Surabaya tengah bekerja.

"Sekecil informasi apapun, kami kepolisian, penyidik Satreskrim Polrestabes sudah bekerja menyelidiki informasi itu. Nanti akan disampaikan jika prosesnya sudah utuh," sebut Nico, Rabu (5/12/2021).

Baca juga: Vaksin Covid-19 Ketiga Dimulai 12 Januari 2022, Tak Semua Dapat Gratis, Cek Harga Vaksin Booster

Nico menyebut, sejauh ini modus yang digunakan adalah mengumpulkan vaksin sisa yang kemudian diperjual belikan.

"Sejauh ini informasi yang masuk, para pelaku ini mengumpulkan vaksin sisa dari dosis yang sudah disuntikkan, kemudian dikumpulkan dan dijual kembali," lanjutnya.

Meski begitu, Nico enggan menjelaskan lebih detail terkait kasus dugaan jual beli vaksin booster tersebut.

"Nanti biar penyidik yang menjelaskan, kami masih melakukan upaya penyelidikan. Tunggu sampai hasilnya utuh," tandasnya.

Baca juga: Apa Vaksin Booster Covid-19 Berbayar? Mulai 12 Januari 2022, Ini Syarat Penerima Vaksin Dosis Ketiga

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved