Breaking News:

Berita Kabupaten Malang

Penjelasan Polisi Terkait Kasus Anak Diduga Bunuh Bapak Kandung di Malang: Akan Gandeng RSJ

Penjelasan polisi terkait kasus anak diduga bunuh bapak dan lukai kakak kandung di Malang: Akan gandeng rumah sakit jiwa (RSJ).

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Erwin Wicaksono
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi jelaskan perkembangan kasus dugaan pembunuhan bapak di Malang yang diduga dilakukan anak kandungnya, Rabu (5/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satreskrim Polres Malang memberikan keterangan terkait kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan Hudi Cahyono (37) terhadap bapak kandungnya, Suradi, di Dusun Krajan, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (5/1/2022).

Selain Suradi, polisi menemukan korban lain, yakni Ponimi, yang tak lain adalah kakak kandung pelaku.

Ponimi yang mengalami luka berat berhasil menyelamatkan diri saat ditebas Hudi menggunakan celurit.

"Sekitar pukul 07:00 WIB, kami mendapat laporan dari warga yang menemukan orang meninggal di dalam rumah. Dari laporan tersebut, kami segera datangi TKP. Kami menemukan ada dua orang korban," ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi ketika dikonfirmasi.

"Pertama, korban meninggal (Suradi) karena luka bacok di leher dan pundak kanan belakang. Sedangkan korban satunya (Ponimi) masih hidup dengan luka berat di bagian jari tangan korban," lanjut AKP Donny Kristian Baralangi.

Kata Donny, setelah melakukan tindakan keji, pelaku bersembunyi di dalam kamar mandi rumah.

Baca juga: Terungkap, Anak di Malang yang Diduga Bacok Ayahnya hingga Tewas Akan Dibawa ke RSJ Lawang

Donny menduga kuat pelaku dalam kasus ini merupakan Hudi, yang tak lain adalah anak kandung korban.

"Diduga kuat pelaku adalah anak kandung korban. Dugaan awal korban mengalami depresi, tapi masih kami dalami," beber Donny.

Menurut Donny, polisi masih belum bisa melakukan pemeriksaan secara optimal kepada pelaku. Kondisi kejiwaan pelaku tidak memungkinkan untuk dilakukan interogasi. Alhasil kondisi tersebut menyulitkan polisi melakukan pemeriksaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved