Breaking News:

Berita Madura

Nyaris Jadi Amukan Massa, Copet di Bangkalan Diamankan Polisi, Pelaku Ternyata Residivis

Teriakan ‘maling’ dari seorang perempuan pengayuh sepeda ontel seketika menyeruak keras hingga memecah suasana padat aktivitas masyarakat di dekat

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
istimewa
ilustrasi jambret di Bangkalan Madura 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Teriakan ‘maling’ dari seorang perempuan pengayuh sepeda ontel seketika menyeruak keras hingga memecah suasana padat aktivitas masyarakat di dekat bakul bakso, sekitar Kantor Pegadaian, Jalan Ki Lemah Duwur, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Kota Bangkalan, Kamis (6/1/2022).  

Kontan saja, teriakan perempuan korban pencopetan itu direspon masyarakat dengan melakukan pengejaran terhadap pria pengendara Yamaha Mio hingga ke sudut-sudut perkampungan. 

Anggota Polres Bangkalan yang tengah menggelar ‘Kring Serse’ pun turut mengejar hingga pelarian pelaku berakhir setelah tersudut dari kepungan massa dan polisi.

“Segera kami bawa ke Mapolres Bangkalan untuk menghindari amukan massa, sekaligus untuk proses penyidikan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo.

Baca juga: Viral, Lihat Wanita Lemas di Mobil, Polisi Bantu Kemudikan Mobil dan Bawa ke Layanan Medis

Sosok pelaku jambret itu ternyata tidak asing lagi bagi para penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Sat Reskrim Polres Bangkalan. Ia adalah RH (23), warga Jalan Ki Lemah Duwur, Kelurahan Pejagan.

Pelaku RH merupakan residivis kasus jambret kalung emas dari leher seorang anak perempuan berusia tiga tahun, di Jalan KH Zainal Alim, Kelurahan Kemayoran, Selasa (27/4/2021). Ia ditangkap ayah korban dengan jurus ‘smackdown’ ketika hendak menjual kalung di Pecinan, Jalan Panglima Sudirman.

“Kali ini ia mengambil dompet seorang perempuan yang diletakkan di keranjang depan sepeda ontel. Sebelum berteriak maling, korban \nyaris terjatuh karena dipepet motor pelaku. Kami bersama melakukan pengejaran,” jelas Sigit.

Tersangka RH kini kembali meringkuk di dalam sel tahanan Mapolres Bangkalan dengan ancaman kurungan pidana maksimal 9 tahun penjara, sebagaimana diatur dalam Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. (edo/ahmad faisol)

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved