Breaking News:

Berita Kabupaten Mojokerto

Angin Kencang Menerjang Mojokerto, Atap Bangunan MTS Al Hikmah Rusak Beterbangan

Akibat angin kencang yang menerjang Kabupaten Mojokerto, atap bangunan MTS Al Hikmah di Dusun Sidoduwe rusak beterbangan.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Petugas BPBD melakukan penanganan pasca bencana angin kencang yang merusak atap bangunan MTS Al Hikmah, di Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jumat (7/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Atap bangunan lantai dua MTS Al Hikmah, di Dusun Sidoduwe, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, rusak akibat diterjang angin kencang, Jumat (7/1/2022) sore.

Terpaan angin kencang itu mengakibatkan kerusakan hingga atap gedung sekolah dari bahan seng galvalum beterbangan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Djoko Supangkat mengatakan, angin kencang merusak atap bangunan lantai dua MTS Al Hikmah, di Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, sekitar pukul 15.25 WIB.

Baca juga: Wilayah Pantura Pamekasan Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 30 Rumah Rusak

"Kerusakan pada atap sekolah yang terbuat dari seng galvalum, luas kerusakan sekitar 10 meter x 5 meter," jelas Djoko Supangkat, Jumat (7/1/2022).

Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan pemilik yayasan sekaligus Kepala MTS Al Hikmah, Nasrudin, saat itu cuaca mendung, dan tiba-tiba terjadi angin kencang hingga merusak atap bangunan sekolah.

"Saat kejadian angin kencang sudah tidak ada proses belajar-mengajar di sekolah" ungkapnya.

Tim BPBD melakukan assessment di lokasi kejadian bencana angin kencang, sekaligus memberikan bantuan terpal untuk penutup atap yang rusak.

"Perbaikan atap yang rusak dari pihak sekolah akan memperbaiki sendiri besok, kondisi cuaca saat ini hujan intensitas ringan," ucap Djoko Supangkat.

Sementara itu, Kapolsek Jetis, Kompol Soegeng Prajitno menambahkan, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian bencana angin kencang yang merusak atap bangunan sekolah tersebut.

Petugas gabungan TNI-Polri dan BPBD berada di lokasi untuk membantu membersihkan puing-puing atap sekolah yang rusak diterjang angin kencang.

"Kejadian atap sekolah diterjang angin kencang tidak ada korban," pungkas Kompol Soegeng Prajitno.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved