Breaking News:

Berita Kabupaten Malang

Curiganya Warga Tak Lihat Nenek Nepik Keluar Rumah, Pintu Rumah Dicongkel, Fakta Terkuak

Curiganya warga tak melihat nenek Nepik keluar rumahnya yang berada di Malang selama dua hari, pintu rumah pun dicongkel, fakta terkuak.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Seorang nenek ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Barisan, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang pada Jumat (7/1/2022). Korban bernama Nepik (75) tersebut meninggal dunia dengan posisi berbaring di kasur rumahnya. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seorang nenek ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Barisan, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang pada Jumat (7/1/2022).

Korban bernama Nepik (75) tersebut meninggal dunia dengan posisi berbaring di kasur rumahnya.

Kapolsek Kalipare, AKP Soleh Masudi mengatakan, wanita lansia itu ditemukan meninggal sekitar pukul 08.30 WIB.

"Korban dalam posisi terbaring di tempat tidurnya, dan sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata AKP Soleh Masudi ketika dikonfirmasi.

Baca juga: Cuci Kaki di Sungai, Warga Lamongan Ini Kaget Temukan Jasad Tanpa Busana, Kuku Jempol Jadi Petunjuk

Penemuan jenazah wanita lansia itu bermula dari kecurigaan warga sekitar yang sudah dua hari terakhir tidak melihat korban keluar rumah.

"Kecurigaan bertambah karena warga juga mencium bau tidak sedap dari dalam rumah korban," ucap AKP Soleh Masudi.

Warga kemudian menghubungi anak korban bernama Misenan (56) dan Siami (51), yang rumahnya berada di dusun tetangga. Tak jauh dari rumah korban.

Kemudian salah satu anak korban yang bernama Siami, membuka pintu belakang rumah korban dengan cara mencongkelnya, karena semua pintu terkunci.

Saat berhasil masuk kedalam rumah korban, didapati korban sudah meninggal dunia di dalam kamarnya.

"Korban diduga meninggal dunia akibat sakit jantung, karena dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat sakit jantung," ungkap AKP Soleh Masudi.

AKP Soleh Masudi mengungkapkan, korban tinggal seorang diri di rumahnya. AKP Soleh Masudi juga memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan jasad korban oleh tim medis Puskesmas Kalipare, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Diduga sudah dua sampai tiga hari meninggal dunia," tuturnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan luar, keluarga korban menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi.

"Keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai takdir, dan jasad korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga," pungkas AKP Soleh Masudi.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved