Breaking News:

Berita Surabaya

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Peneliti Unair Kembangkan Formula Fermentasi Bawang

Di masa pandemi Covid-19 untuk menjaga daya tahan tubuh, umumnya para kelompok lanjut usia mengonsumsi suplemen herbal atau jamu tradisional.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
produk fermented garlic 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA  – Di masa pandemi Covid-19 untuk menjaga daya tahan tubuh, umumnya para kelompok lanjut usia mengonsumsi suplemen herbal atau jamu tradisional.

Untuk memastikan efektivitas konsumsi herbal dalam meningkatkan daya tahan tubuh, tim peneliti Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) bekerja sama dengan dengan Rumah Inovasi Natura berhasil mengembangkan formula fermented garlic.

“Berbeda dengan lainnya, fermented garlic ini dengan karakteristik khas dan berbeda dengan fermented garlic di pasaran. Setelah melalui proses panjang dan terukur dengan menerapkan cara produksi makanan yang baik,” terang Wizara Salisa salah satu peneliti, Kamis (6/1/22).

Bawang putih (Allium sativum L.), sambungnya, telah digunakan di seluruh dunia sebagai obat tradisional selama lebih dari 4000 tahun untuk mengobati berbagai penyakit.

Terdapat dua jenis bawang putih, yaitu bawang putih tunggal dan bawang putih ganda. Aktivitas antioksidan yang terkandung pada bawang putih tunggal lebih tinggi dibanding bawang putih biasa.

Bawang putih tunggal biasanya dikenal oleh masyarakat sebagai ‘jamu’. Untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik, bawang putih tunggal ini dapat diolah menjadi fermented garlic.

“Fermented garlic telah dibuktikan memiliki potensial aktivitas biologis empat hingga delapan kali lipat dibandingkan bawang putih tunggal. Fermented garlic juga dilaporkan lebih kaya akan antioksidan,” jelasnya.

Pada dasarnya kandungan senyawa antioksidan dalam fermented garlic lebih stabil dibandingkan bawang putih yaitu S-allyl Cysteine (SAC). Fermented garlic memiliki berbagai manfaat terutama bagi kesehatan, diantaranya mengurangi gula darah, menurunkan kolesterol, menstabilkan tekanan darah, serta mencegah kanker.

Lantaran teksturnya yang kenyal dengan rasa campuran antara manis, asam, dan sedikit pahit, fermented garlic sangat cocok dikonsumsi untuk lansia yang fungsi penelanannya mulai berkurang (dispepsia) sehingga memberikan jaminan keamanan saat mengonsumsinya.

Proses Pembuatan

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved