Breaking News:

Berita Jatim

Respon KH Miftachul Akhyar terkait Rangkap Jabatan Rais Aam PBNU dan Ketua Umum MUI 

KH Miftachul Akhyar menduduki jabatan sebagai Rais Aam PBNU dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Disinggung mengenai polemik rangkap jabatan

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Ketua MUI KH Miftachul Akhyar (kanan) saat acara Halaqoh Ulama dan Umara di aula Masjid Agung Gresik 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - KH Miftachul Akhyar menduduki jabatan sebagai Rais Aam PBNU dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Disinggung mengenai polemik rangkap jabatan, pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya ini langsung merespon. 

"AD ARTnya tidak ada, cuman kita mendengarkan dawuhnya ini," ucapnya sambil tersenyum ditemui di Halaman Masjid Agung Gresik, Sabtu (8/1/2022). 

KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU Periode 2021-2026 berdasarkan hasil musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Ini merupakan kali kedua menduduki jabatan tersebut, kali pertama pada 22 September 2018 untuk periode 2018-2020.

Keterpilihannya lantaran KH Ma'ruf Amin mengundurkan diri untuk maju sebagai Calon Presiden di Pilpres 2019. 

KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia periode 2020-2025. 

Terkait kepengurusan PBNU 2021-2026, KH Miftachul Akhyar mengaku mayoritas akan diisi oleh para kelompok muda berpengalaman.

Baca juga: Tak Berizin, Tambang Pasir Ilegal di Probolinggo Ditutup Satpol PP

Baik dari syuriyah maupun tanfidziyah saling menjalankan tugas masing-masing. 

"Banyak diisi generasi muda sudah berpengalaman," kata dia. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved