Breaking News:

Berita Tuban

Knalpot Baru Beli Dipotong Usai Terjaring Razia Balap Liar di Tuban, Pemilik: Penting Motor Keluar

Knalpot yang baru dibeli langsung dipotong usai terjaring razia balap liar di Tuban di malam tahun baru, Pemilik: Penting motor keluar.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
Motor yang terjaring razia konvoi serta balap liar di Jalan Soekarno-Hatta, yang dilakukan Satlantas Polres Tuban saat tahun baru, Sabtu (1/1/2022) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - MFP (19), harus rela memotong knalpot yang baru dibelinya.

Remaja asal Desa Sembungrejo, Kecamatan Merakurak, Tuban, itu terjaring razia konvoi serta balap liar di Jalan Soekarno-Hatta, yang dilakukan Satlantas Polres Tuban saat tahun baru, Sabtu (1/1/2022), dini hari.

Akibatnya, motor Vixion warna putih kombinasi miliknya harus dibawa di Mapolres, bersama dengan puluhan motor lainnya.

Bahkan, polisi membuat efek jera dengan cara kendaraan harus dituntun pemiliknya dengan jarak sekitar 7 kilometer.

"Motor dibawa saat terjaring razia, kita tuntun. Sudah satu minggu ini," katanya saat pengambilan kendaraan di Mapolres Tuban, Minggu (9/1/2022).

Baca juga: Viral Video Balap Liar di Tuban, Pecinta Balap Minta Difasilitasi Sirkuit

Ia menjelaskan, motornya telah dimodifikasi seperti motor kontes.

Di antaranya menggunakan ban kecil, tanpa spion dan dipasang knalpot brong.

Alhasil, knalpot yang baru dibelinya belum lama itu harus dicopot dan dipotong dengan mesin yang disediakan polisi.

Ia mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut, terpenting motornya bisa kembali dibawa pulang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved