Berita Kota Batu

Pemerintah Kota Batu Segera Bangun Mal Pelayanan Publik, Ini Lokasi yang Dipilih

Memaksimalkan pelayanan, Kota Batu akan segera membangun Mal Pelayanan Publik (MPP), ini lokasi yang dipilih pemkot.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, sudah melakukan studi tiru di MPP milik Pemerintah Kabupaten Badung, Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Mal Pelayanan Publik (MPP) tampaknya telah menjadi tren sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik oleh pemerintah.

Pemerintah Kota Batu juga berencana membuat MPP.

Rupayanya, rencana ini telah lama dibahas. Bahkan pada 17 Desember 2021 lalu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko sudah melakukan studi tiru di MPP milik Pemerintah Kabupaten Badung, Bali.

"MPP yang ada di Kabupaten Badung akan diadopsi di Kota Batu. MPP itu didirikan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat Kota Batu," ujar Dewanti Rumpoko.

Rencananya, MPP di Kota Batu berada di Balai Kota Among Tani. Tepatnya berada di lantai 2 gedung B. Tempat tersebut saat ini masih digunakan sebagai Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Baca juga: Mal Pelayanan Publik di Kota Malang Resmi Dilaunching, Ada 14 Tenant dengan 180 Layanan

Kedua dinas tersebut akan berpindah tempat. Renovasi ruangan rencananya akan dilakukan pada Januari 2022 ini. Pengerjaan diperkirakan selesai akhir Februari atau Maret 2022.

“MPP tersebut akan kami desain sebaik mungkin,” tegasnya.

Saat ini, ada dana Rp 198 juta di bagian umum. Anggaran tersebut rencananya untuk kebutuhan interior. Sementara sisanya, akan diupayakan mendapat dukungan dari Pemprov Jawa Timur.

Kepala DPMPTSP-TK Kota Batu, Muji Leksono menyampaikan, salah satu fungsi pembangunan MPP di Kota Batu adalah memudahkan investasi. Pada tahun ini pihaknya memastikan MPP itu akan berdiri.

"MPP itu nantinya akan berfungsi untuk memaksimalkan pelayanan. Pada tahun pertama rencananya akan mendirikan MPP untuk DPMPTSP-TK, Bapenda dan Dispendukcapil. Kemudian tahun berikutnya diikuti unsur dari luar seperti imigrasi, kepolisian, hingga perbankan,” sebut dia.

Sebelum memilih tempat di gedung B Balai Kota Among Tani, ada empat tempat yang diajukan untuk pembangunan MPP tersebut, yakni gedung Ganesha, Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Balai Kota Among Tani dan Kantor KONI Kota Batu.

Kabag Organisasi Setda Kota Batu, Andhang Budhy Harsa menuturkan, studi tiru di Kabupaten Badung sesuai dengan arahan Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB. Menurutnya keberadaan MPP sangat penting. Pasalnya saat ini di Kota Batu sudah ada 130 pelayanan.

"130 pelayanan itu mulai dari  DPMPTSP-TK, baik itu perizinan dan nonperizinan dan sebagainya. Lalu instansi pelayanan publik di luar Pemkot Batu yang saat ini sudah ada sekitar 18 instansi. Mulai dari pelayanan Polres Batu, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PLN, perbankan dan masih banyak lagi,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved