Breaking News:

Berita Malang

Cerita Pria di Malang Gugat Pencabutan Hal Asuh Anak seusai Sang Mantan Istri Terjerat Kasus Narkoba

Kasus pencabutan hak asuh anak yang dilakukan oleh Awangga Wisnuwardhana (43), warga Jalan Banten, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Awangga didampingi kuasa hukumnya, Yayan Riyanto saat menunjukkan surat gugatan kepada mantan istrinya terkait pencabutan hak asuh anak. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kasus pencabutan hak asuh anak yang dilakukan oleh Awangga Wisnuwardhana (43), warga Kecamatan Klojen, Kota Malang kepada mantan istrinya berinisial TWYN (40) semakin memanas.

Pasalnya usai bercerai pada 11 November 2016 silam, Awangga menggugat mantan istrinya itu terkait pencabutan hak asuh anak.

Perlu diketahui, Awangga menikah dengan TWYN pada 16 September 2003, dan telah dikaruniai tiga anak. Yaitu AIW (17), ATM (13) dan ASA (9) dan hak asuh ketiga anak tersebut jatuh kepada TWYN.

Baca juga: Megawati Soekarnoputri Bocorkan Ada Kelompok yang Incar Keuntungan Atas Nama Pandemi: Bagai Benalu

Namun, anak sulungnya itu lebih memilih untuk tinggal bersama Awangga, dan yang tinggal bersama TWYN adalah anak kedua dan ketiga.

Selama kedua anaknya dirawat mantan istrinya, Awangga mengaku cukup kesulitan ketika ingin bertemu dengan anak-anaknya tersebut.

"Padahal dalam perceraian saat hak asuh diserahkan ke ibunya, bapaknya itu perlu diberikan akses seluas-luasnya untuk menemui anaknya. Tetapi, ini justru dihalang-halangi," ujar Awangga melalui kuasa hukumnya, Yayan Riyanto kepada TribunJatim.com, Senin (10/1/2022).

Dirinya menjelaskan, selain kesulitan akses bertemu, ternyata TWYN terbukti menggunakan narkoba sabu-sabu. Selain itu, TWYN telah ditangkap oleh Polrestabes Surabaya pada tahun 2020 lalu.

"Dari keterangan beberapa saksi yang kita temui, ternyata selama ini tergugat yaitu TWYN dan pria berinisial RA yang diduga merupakan pasangan barunya, saat memakai narkoba selalu mengajak anak-anaknya. Jadi, mereka mengkonsumsi narkoba di kamar hotel. Sedangkan anak anaknya itu, berada di dalam kamar yang berbeda," terangnya.

Melihat apa yang dilakukan mantan istrinya tersebut, Awangga khawatir akan nasib anak-anaknya kedepan.

Hal itulah yang membuat dirinya memutuskan, untuk meminta pencabutan hak asuh yang didapat mantan istrinya tersebut.

Sejak melayangkan gugatan pencabutan hak asuh anak ke Pengadilan Agama (PA) Kota Malang pada Oktober 2021, Awangga telah menjalani persidangan sebanyak 9 kali. Mulai tanggal 4 November 2021 sampai 2 Januari 2022.

"Selama 9 kali menjalani persidangan, kami sudah menunjukkan ratusan barang bukti dan mendatangkan delapan saksi. Selanjutnya, pada tanggal 18 Januari 2022 akan ada sidang lanjutan untuk penyampaian keterangan saksi dari tergugat," tandasnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved