Breaking News:

Berita Lamongan

Ingin Selesaikan Masalah Banjir, Warga Tiwet Bangun Perahu Khusus Penghancur Eceng Gondok

Kreatifitas warga Lamongan menghadapi menggunungnya gulma eceng gondok di anak sungai di Bengawan Jero beragam bentuknya.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Perahu rakitan oleh warga Tiwet untuk membersihkan eceng gondok yang memadati sepanjang aliran sungai Bengawan Jero, Senin (10/1/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kreatifitas warga Lamongan menghadapi menggunungnya gulma eceng gondok di anak sungai di Bengawan Jero beragam bentuknya.

Warga tidak hanya menggunakan kekuatan otot untuk membersihkan eceng gondok di tempat mereka.
Tapi juga memunculkan inovasi dengan membangun perahu dari bahan baku paralon, khusus untuk membabat gunungan eceng gondok.

Selain baling-baling di bagian ujung belakang, 2 baling-baling lainnya juga nampak di bagian depan perahu.

Itulah salah satu perahu pemusnah eceng gondok yang saat ini berada di Bengawan Jero, salah satu kawasan di Lamongan yang masih terimbas banjir.

Baca juga: Wilayahnya Masuk Level 1, Pemkab Madiun Buka PTM 100 Persen di Jenjang TK hingga SMP

Tidak hanya satu, perahu eceng gondok ini mempunyai 2 mesin. Satu mesin untuk baling-baling sebagai penggerak perahu sedangkan satu mesin diesel lagi yang lebih besar berada ditengah-tengah perahu.

Mesin diesel yang lebih besar ini disambung dengan 2 baling-baling tajam yang berada di depan perahu yang berfungsi sebagai penghancur eceng gondok. Itulah gambaran perahu penghancur eceng gondok saat beraksi karya warga dan kader ranting PDI Perjuangan Desa Tiwet, Kecamatan Kalitengah.

"Perahu ini adalah hasil 'urunan' dari kader-kader PDI-Perjuangan Desa Tiwet," kata salah seorang anggota PDI-Perjuangan Tiwet, Saim kepada wartawan, Senin (10/1/2022).

Bentuk perahu inipun cukup unik karena persegi. Bagian depan maupun buritan perahu tidak runcing seperti layaknya perahu lain. Untuk membuat perahu ini, kata Saim, mereka menghabiskan uang sekitar Rp 35 juta yang semuanya berasal dari urunan semua anggota dan kader partai yang ada di Desa Tiwet.

"Lebatnya eceng gondok disebut sebagai salah satu penyebab banjir yang hingga saat ini masih menggenang di sejumlah kawasan di Bengawan Jero. Pembersihan eceng gondok kerap dilakukan dengan beragam peralatan ataupun manual," ujarnya.

Mengatasi lebatnya eceng gondok, lanjut Saim, warga pun berkreasi dengan membantu pemerintah memodifikasi perahu menjadi perahu penghancur eceng gondok.

Selain mengerahkan perahu penghancur eceng gondok, kader dan anggota partai berlogo moncong putih ini juga terjun untuk membersihkan eceng gondok sebagai bagian keperdulian PDI Perjuangan.

"Bersih kali Bengawan Jero ini adalah tugas semua pihak, tidak hanya pemerintah tapi juga semua elemen masyarakat," jelasnya.

Untuk bersih kali ini, menurut Saim, mereka membersihkan Bengawan Jero sepanjang lebih kurang 700 meter. Bersih-bersih kali ini akan terus dilakukan dengan bekerja sama dengan semua pihak yang berwenang. (Hanif Manshuri)

Kumpulan berita Lamongan terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved