Breaking News:

Berita Tuban

Kasus Pengeroyokan di Tuban, Ada 2 Orang Pelaku yang Tidak Ditahan, Begini Penjelasan Polisi

Satreskrim Polres Tuban menangkap empat pelaku pengeroyokan di jalan Rengel-Plumpang, turut Desa Banjararum, Kecamatan Rengel, Sabtu (8/1/2022), sekit

Penulis: M Sudarsono | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
Satreskrim Polres Tuban saat melakukan olah TKP kasus pengeroyokan di jalan Rengel-Plumpang, turut Desa Banjararum, Kecamatan Rengel, Sabtu (8/1/2022) 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Satreskrim Polres Tuban menangkap empat pelaku pengeroyokan di jalan Rengel-Plumpang, turut Desa Banjararum, Kecamatan Rengel, Sabtu (8/1/2022), sekitar pukul 16.30 WIB.

Dari empat yang diamankan, dua di antaranya anak di bawah umur. Para pelaku tersebut merupakan rombongan konvoi asal Bojonegoro yang hendak memberikan santunan kepada kerabatnya yang sakit di Rengel.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa mengatakan, para rombongan konvoi ini saat di lokasi menjumpai dua remaja MICD (16) dan MBU yang mengenakan kaus seragam komunitas, berboncengan dari rumah akan ke Rengel.

Lalu para rombongan konvoi ini menghentikan dua remaja tersebut dan terjadilah kekerasan.

Baca juga: Kronologi Konvoi Berujung Pengeroyokan Anak di Bawah Umur di Tuban, 4 Pemuda Diamankan Polisi

Setelah mendapat laporan, polisi mengamankan empat pelaku yang tiga di antaranya berasal dari Kabupaten Bojonegoro dan satu dari Lamongan.

"Empat yang kita amankan atas kasus pengeroyokan tersebut," kata Kasat Reskrim dikonfirmasi, Senin (10/1/2022).

Adhi menjelaskan, keempatnya yaitu MA (19), MF (20) MA (17) asal Bojonegoro dan MRT (16) asal Lamongan.

Untuk status dua anak di bawah umur ini masih pelajar, sehingga tidak dilakukan penahanan karena hanya menarik-narik kaus yang dikenakan korban. 

Mereka diamankan Satreskrim Tuban dibackup tim Jatanras Polda Jatim, saat berada di wilayah hukum Bojonegoro, minggu kemarin.

"Keempatnya sudah ditetapkan tersangka, yang dua ditahan dan yang dua di bawah umur tidak ditahan," ungkap perwira pertama tersebut.

Masih kata Adhi, sementara untuk kondisi korban kini sudah membaik setelah mendapat perawatan di puskesmas setempat.

Korban mengalami luka terbuka di bagian perut sebelah kiri.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat Undang-Undang 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan Anak Subsider Pasal 170 ayat (1) KUHP.

"Keempatnya sudah ditetapkan tersangka, yang dua di bawah umur tidak ditahan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved