Breaking News:

Berita Jatim

Pasca Gelar Muskerwil, ISMI Jatim Langsung Tancap Gas Majukan UMKM

Pasca mengadakan musyawarah kerja wilayah (muskerwil), para pengurus Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) Provinsi Jawa Timur pada akhir

Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Para pengurus ISMI Jatim sedang menggelar FGD di Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasca mengadakan musyawarah kerja wilayah (muskerwil), para pengurus Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) Provinsi Jawa Timur pada akhir Desember 2021 lalu langsung tancap gas. 

Pada awal tahun 2022 ini mengadakan focus group discussion (FGD) yang dihadiri oleh anggota ISMI yang notabene adalah pengusaha baik skala kecil, menengah maupun besar.

Bertempat di Kantor ICMI Jatim di Jalan Frontage Ahmad Yani No 153 Surabaya, puluhan pengusaha tersebut belajar dan berdiskusi langsung dengan Dirut PT Semesta Data Adicipta (SDA) mengenai pemanfaatan big data dalam upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pasar.

Terpilih Secara Aklamasi, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Resmi Jadi Ketua IKA PMII Jatim

Dalam sambutannya, Ketua ISMI Jatim, Misbahul Huda menyatakan bahwa sudah saatnya para pengusaha UMKM untuk tumbuh dan bangkit melalui perencanaan yang matang.

"Ayo sudah waktunya kita menjadi pengusaha UMKM yang by design bukan by accident alias cuman buat makan saja," ujar Misbahul Huda di hadapan peserta FGD yang hadir, Senin (10/1/2022).

Karena itu, Misbahul Huda menegaskan bahwa di era kepemimpinannya kali ini, program kerja ISMI Jatim menjadi sederhana yaitu mendorong lahirnya saudagar muda dan melakukan scale-up terhadap saudagar keluarga besar ISMI.

"Kerjasama dengan PT SDA yang diadakan hari ini menjadi awal pemberdayaan dan pengembangan saudagar muslim berbasis digital yang kami maksud," tandas pria murah senyum tersebut.

Sementara itu, Dirut PT Semesta Data Adicipta Eko Satrio menjelaskan mengenai program yang dibuat oleh perusahaannya yang bernama HABS yang bisa diunduh di Plyastore.

"Program HABS dihadirkan untuk mendorong tumbuh kembang dan bangkitnya pengusaha UMKM di era digital seperti sekarang ini. HABS adalah mesin pencari big data yang memang lahir khusus untuk membantu UMKM," papar Eko Satrio yang disambut antusias peserta yang hadir.

Sebagai follow up, FGD kali ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk kegiatan workshop sehingga para pelaku UMKM yang tergabung dalam ISMI di Jawa Timur dapat langsung mempraktekkan secara maksimal bagaimana program HABS dapat memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang usaha mereka.

Untuk diketahui, ISMI merupakan organisasi para saudagar muslim seluruh Indonesia yang lahir dari 4 rahim yakni NU, Muhammadiyah, MUI dan ICMI pada 18 Desember 2012. 

ISMI sebagai wadah pengusaha Muslim diharapkan menjadi penopang perekonomian nasional di tengah perubahan yang terjadi di dunia. 

ISMI didorong menghadirkan ekonomi Islam sebagai konsep yang rahmatan lil ‘alamin untuk dimanifestasikan dalam suatu tindakan yang melingkupi peningkatan kesejahteraan, pemerataan kesempatan, penegakan kebenaran dan keadilan serta turut memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dan negara dalam bingkai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Kumpulan berita Jatim terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved