Breaking News:

Berita Kota Malang

Pembangunan Jalan Tembusan Sulfat ke Exit Tol Malang Masih Terganjal PSU Perumahan

Pembangunan jalan tembusan dari Sulfat ke Exit Tol Malang masih terganjal PSU perumahan, akibatnya belum bisa segera dilalui oleh kendaraan.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Jalan Danau Jonge Sawojajar Kota Malang yang nantinya akan menjadi jalan tembus yang menghubungkan Sulfat dengan Exit Tol Malang, Senin (10/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jalan tembusan dari Sulfat menuju ke Exit Tol Malang di Madyopuro tampaknya belum bisa segera dilalui oleh kendaraan.

Pasalnya, jalan tembusan yang berada di wilayah Jalan Danau Jonge Sawojajar, Kota Malang, ini masih terkendala PSU perumahan.

Proses pembangunan jalan tembusan itu, hanya dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang sepanjang tapal batas antara wilayah Kota Malang dan Kabupaten Malang.

Sedangkan untuk di wilayah Kabupaten Malang, belum dilaksanakan proses pembangunan untuk jalan tembusan itu.

Baca juga: Pembangunan Jalan Baru Tembusan Exit Tol ke Jalan Sulfat di Kota Malang Telah Dimulai

Karena masih terdapat sejumlah permukiman warga yang masuk ke dalam kawasan perumahan.

"Progresnya kami selesaikan sampai batas Kota Malang. Tinggal yang dari Kabupaten Malang yang belum," ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi, Senin (10/1/2022).

Diah Ayu Kusuma Dewi mengatakan, dari hasil komunikasi terakhir dengan Pemerintah Kabupaten Malang, pihak Pemkab Malang belum menganggarkan untuk pembangunan jalan tembusan itu.

Hal ini disebabkan, lahan PSU perumahan tersebut belum diserahkan pengembang ke Pemkab Malang.

Oleh sebab itu, Pemkot Malang kini hanya bisa menunggu persoalan yang terjadi di jalan tembusan yang menghubungkan Sulfat menuju Exit Tol Malang itu.

"Kemarin kabupaten bilang, kalau di Jonge itu lahan PSU belum diserahkan ke pengembang. Jadi menunggu nanti diserahkan dulu baru kemudian diproses," terangnya.

Dengan adanya jalan tembusan tersebut, Pemkot Malang berharap, dapat memaksimalkan mobilitas masyarakat yang keluar masuk Exit Tol Malang.

Secara teknis, panjang total pengerjaan jalan tembusan ini sekitar 900 meter, mulai dari simpang pintu Tol Malang di Madyopuro, hingga sampai batas akhir dengan wilayah Kabupaten Malang.

Jalan tembusan ini memakai konsep jalan kembar, dengan memiliki lebar masing-masing delapan meter.

Sedangkan taman di tengah jalan tersebut memiliki lebar sekitar 5 meter.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved