Breaking News:

Berita Kabupaten Mojokerto

Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Mojokerto Diperpanjang, BPBD: Waspada Bahaya Angin Kencang

Tanggap darurat bencana di Kabupaten Mojokerto diperpanjang, BPBD: Waspada bahaya angin kencang di puncak musim hujan Januari-Februari 2022.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
Petugas gabungan saat mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa warung dan tutup akses jalan wisata Jolotundo, di Dusun Biting, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi menghadapi puncak musim hujan tahun 2022.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Djoko Supangkat mengatakan, siaga bencana berdasarkan SK Bupati Mojokerto Nomor 188.45/27/HK/416-012/2022 tentang Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi.

Menanggapi hal itu, BPBD kini fokus meningkatkan pengawasan di daerah rawan terjadi bencana banjir, longsor dan angin kencang, yang melanda permukiman penduduk. 

Bahkan, akibat angin kencang, pohon tumbang hingga merenggut korban jiwa seperti kejadian di Jolotundo, Kecamatan Trawas, dan merobohkan tiang listrik yang menimpa warga di Dusun Pemunggulan, Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang.

Baca juga: Angin Kencang Menerjang Mojokerto, Atap Bangunan MTS Al Hikmah Rusak Beterbangan

"Tanggap darurat bencana hingga 28 Februari 2022, dan fokus kita saat ini tidak lagi banjir, melainkan potensi bencana angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Mojokerto," ungkapnya, Minggu (9/1/2022).

Djoko Supangkat menyebut, saat ini masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana angin kencang. Apalagi, bencana angin kencang sulit terdeteksi dan lokasinya berpindah-pindah, sehingga sulit dipetakan.

"Puncak cuaca hujan diperkirakan Januari-Februari kita perlu waspada karena berubah-ubah misalnya sesuai mitigasi wilayah potensi bencana longsor dan banjir terutama di Gondang dan Trawas, Pacet, Jatirejo, justru terjadi bencana angin kencang," bebernya.

BBPD Kabupaten Mojokerto kini menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) di sejumlah titik guna antisipasi dan tanggap penanggulangan bencana. 

"Kita sudah memetakan dan menyiagakan Tagana di setiap kecamatan untuk antisipasi bencana, terutama angin kencang," ucap Djoko Supangkat.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved