Berita Pasuruan

Berhenti Jadi Pimpinan Cabang, Warga Pasuruan Raup Omzet Ratusan Juta Berkat Jadi Perajin Mutiara

Menjabat sebagai pimpinan cabang bank swasta tak membuat Adip Fachrizal cepat berpuas diri. Ia bahkan rela melepas semua kemapanannya itu demi...

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Berhenti Jadi Pimpinan Cabang, Warga Pasuruan Raup Omzet Ratusan Juta Berkat Jadi Perajin Mutiara 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Menjabat sebagai pimpinan cabang bank swasta tak membuat Adip Fachrizal cepat berpuas diri.

Ia bahkan rela melepas semua kemapanannya itu demi menekuni bisnis bersama istrinya. Namun, pilihannya tidak salah.

Kini, Adip menjadi salah satu perajin mutiara sukses asal Kota Pasuruan. Omzet per bulannya mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

Adip, sapaan akrabnya mengaku awal menggeluti usaha pembuatan aksesoris mutiara asal Lombok ini berawal dari banyaknya permintaan pimpinan untuk mencarikan mutiara

Setelah itu, istrinya sampai turun langsung ke Lombok menemui orang - orang yang budidaya mutiara disana. Dari situ, pundi - pundi keuntungan pun didapatkannya.

Baca juga: Jalur Pasuruan-Probolinggo Terendam Banjir, Kendaraan Roda Empat Diimbau Lewat Jalan Tol

Ia mengaku kebanjiran orderan. Banyak pesanan yang masuk silih berganti baik gelang, kalung atau aksesoris yang terbuat dari mutiara.

"Akhirnya saya dan istri (Kris Nisa Septianing) memutuskan untuk mulai menekuni bisnis pembuatan aksesoris dari mutiara lombok ini," katanya.

Menurut dia, ada dua jenis mutiara yang digunakannya untuk bahan baku aksesoris. Ada mutiara laut dan ada juga mutiara tawar.

"Tentunya harga berbeda. Untuk mutiara laut dan tawar. Tapi yang jelas, harga masing - masing aksesoris berbeda tergantung jenisnya," jelasnya.

Baca juga: Cerita Bocah SMP di Kota Batu Pernah Jual Murai Seharga Rp 70 Juta ke Penghobi Burung

Menurut dia, untuk harga bros dijual dengan harga mulai Rp 55.000, sedangkan gelang dimulai dengan harga Rp 135.000 dan cincin dimulai Rp 200.000.

"Penjualannya hampir ke seluruh Indonesia, tergantung pesanan. Omzet per bulan bisa tembus Rp 130 juta lebih," tambahnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved