Breaking News:

Berita Madiun

Naik Sejak Nataru, Harga LPG Non Subsidi di Kabupaten Madiun Tak Kunjung Turun

Harga LPG non subsidi di Kabupaten Madiun mengalami kenaikan harga yang signifikan. Jika sebelumnya LPG 12 Kilogram dijual dengan harga Rp 143 ribu

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
SURYA.CO.ID/SUGIYONO
Ilustrasi- Kenaikan harga LPG di Madiun 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Harga LPG non subsidi di Kabupaten Madiun mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Jika sebelumnya LPG 12 Kilogram dijual dengan harga Rp 143 ribu, kini harga LPG tabung biru tersebut naik menjadi Rp 170 ribu.

Dengan kata lain masyarakat harus rela merogoh koceknya lebih dalam karena harga LPG 12 Kilogram naik Rp 27 ribu.

Selain LPG 12 Kilogram, LPG 5 Kilogram naik dari Rp 67 Ribu menjadi Rp 77 Ribu.

Baca juga: Update Viral Pria Tendang Video, Polda Jatim Masih Fokus Penyelidikan dan Pengejaran

"Harga LPG ini mulai naik tanggal 24-25 Desember lalu, sampai sekarang belum turun," kata pemilik pangkalan LPG di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Lili Setyabudi, Selasa (11/1/2021).

Akibat kenaikan ini, Lili mendapatkan keluhan dari para pelanggannya terutama pelaku industri hingga mengurangi pembelian.

"Pemilik bakery itu yang sangat mengeluh. Soalnya mereka juga tidak bisa pindah ke LPG subsidi 3 kilogram," lanjutnya.

Lili tidak mengetahui penyebab pasti kenaikan harga LPG non subsidi tersebut, yang pasti dari agen harga LPG non subsidi sudah naik.

"Padahal tahun-tahun sebelumnya saat natal dan tahun baru juga tidak naik, tapi tidak tahu kenapa tahun ini naik," jelas Lili.

Ia menjelaskan, kenaikan terakhir LPG non subsidi terjadi 3 tahun lalu. Itu pun kenaikannya tidak setinggi tahun ini.

"Kalau untuk LPG subsidi tiga kilogram, tidak mengalami kenaikan dan stoknya juga aman," pungkasnya.

Kumpulan berita Madiun terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved