Breaking News:

Berita Surabaya

Minyak Goreng di Surabaya Masih Rp20 Ribu, Pemkot Gelar Operasi Pasar dengan Harga Lebih Murah

Memasuki pergantian tahun 2022, harga minyak goreng di Surabaya masih cukup tinggi. Di sejumlah pasar di Kota Pahlawan, harga minyak masih menyentuh

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Bobby Constantine Koloway
Pada Rabu (12/1/2022), Pemkot Surabaya menggelar operasi pasar minyak goreng di RW 9 Jalan Tambak Dukuh 1, Kelurahan Kepasari, Kecamatan Genteng dan Balai RW 3 Jalan Peneleh Gang 3 Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Memasuki pergantian tahun 2022, harga minyak goreng di Surabaya masih cukup tinggi.

Di sejumlah pasar di Kota Pahlawan, harga minyak masih menyentuh Rp20 ribu perkilonya.

Data dari PD Pasar Surya, harga minyak goreng curah masih di angka Rp19 ribu perliternya. Sedangkan untuk harga tertinggi, ada yang menyentuh Rp21 ribu.

Untuk membantu menekan harga, Pemkot Surabaya pun menggelar operasi pasar minyak goreng di sejumlah lokasi di Kota Pahlawan. Dalam operasi pasar ini, Pemkot menjual minyak di harga yang relatif lebih terjangkau, Rp14 ribu.

Pada Rabu (12/1/2022), Pemkot Surabaya menggelar operasi pasar minyak goreng di RW 9 Jalan Tambak Dukuh 1, Kelurahan Kepasari, Kecamatan Genteng dan Balai RW 3 Jalan Peneleh Gang 3 Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya.

"Tujuan operasi pasar ini untuk menstabilkan harga pasar. Kita akan melakukan operasi ini hingga beberapa hari ke depan,” kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan, Fauzie Mustaqiem.

Pemkot Surabaya mendistribusikan 14 ribu liter minyak dalam gelaran operasi pasar. Ini merupakan kerjasama pihaknya dengan produsen atau distributor.

Di antaranya, dengan PT Mega Suryamas (8.400 liter) dan PT Smart (6.000 liter). "Kami disupport oleh mereka sehingga bisa mendistribusikan minyak di harga Rp14 ribu,” kata pria yang akrab disapa Bang Yos ini.

Para pelaku usaha kecil juga diharapkan terbantu. Khususnya, pengusaha yang menggunakan minyak goreng hingga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved