Breaking News:

Pengumuman Pengurus PBNU

Putra Dareah Gresik Kembali Masuk Jajaran Pengurus PBNU, Penantian Panjang Hampir 1 Abad Lamanya

Putra Gresik kembali masuk jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2022-2027. Penantian panjang sejak tahun 1926 atau hampir satu abad itu

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Rais Am PBNU KH. Miftachul Akhyar (kiri) bersama Achmad Nadlir (kanan) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Putra Gresik kembali masuk jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2022-2027. Penantian panjang sejak tahun 1926 atau hampir satu abad itu berakhir setelah susunan pengurus PBNU resmi diumumkan oleh Rais Am KH. Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf.

Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya menyebut pengurus PBNU saat ini berwajah Nusantara. Karena dari segi kedaerahan, seluruh daerah di Indonesia terwakili dalam jajaran pengurus PBNU 2022-2027.

Dari susunan pengurus yang beredar terdapat nama H. Achmad Nadlir dalam jajaran Wakil Bendahara Umum PBNU. Nama tersebut ternyata adalah Mantan Ketua DPC PPP Gresik yang kini menjabat Ketua PMI Kabupaten Gresik.

Baca juga: Wahid Wahyudi Resmi Dilantik Sebagai Pj Sekdaprov Jatim, Gubernur Sebut Punya Tugas Penting

Munculnya kader dari Gresik di susunan kepengurusan PBNU mengingatkan kembali sejarah pengurus PBNU pertama pada tahun 1926. KH. Burhan asal Gresik sebagai Bendahara PBNU bersama Rais Akbar Khadratus Syaikh KH. Hasyim Asy'ari.

Pengusaha asal Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah bertemu Ketua PCNU Gresik KH. Mulyadi di kantor PCNU Gresik setelah namanya masuk dalam susunan PBNU 2022-2027.

Mantan Bendahara PCNU Gresik periode 2016-2021 ini mengaku kaget. Meski sebelum pengumuman, dia sempat dihubungi oleh PBNU dan mendapat pesan untuk mengikuti ta'aruf.

"Saya baru benar-benar sadar kalau jadi pengurus setelah SK dibacakan Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf," kata Nadlir.

Dikatakannya, secara khusus diminta Rais Am PBNU KH. Miftachul Akhyar untuk bersedia diajak berkhidmat di PBNU. Kemudian diperkuat KH. Tajul Mafaqir Ustman.

"Atas dasar semua itu, saya tidak bisa berkutik dan menyetujui dengan semata-mata mengikuti perintah Kyai dan hanya niat Khidmah di Nahdlatul Ulama," kata Nadlir.

Ketua PCNU Gresik, KH. Mulyadi mengucapkan selamat atas terpilihnya Achmad Nadlir, mengharumkan nama NU Gresi.

"Benar-benar mengharumkan nama NU Gresik dengan terus berkhidmah dan berdedikasi di PBNU," tutupnya. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved