Breaking News:

Berita Probolinggo

Kerap Terjadi Kecelakaan, Warga Minta Perlintasan Kereta Api di Dusun Jaringan Diberi Palang Pintu

Satu unit mobil Toyota Kijang Innova hitam Nopol L 1172 MW dihantam kereta api Logawa jurusan Purwokerto-Jember dari arah Barat ke Timur, Kamis (13/1/

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DANENDRA KUSUMA
Kondisi mobil Toyota Innova hitam Nopol L 1172 MW ringsek usai terlibat kecelakaan dengan kereta api, Kamis (13/1). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Satu unit mobil Toyota Kijang Innova hitam Nopol L 1172 MW dihantam kereta api Logawa jurusan Purwokerto-Jember dari arah Barat ke Timur, Kamis (13/1/2022) sekira pukul 16.30 WIB.

Kala itu, mobil tersebut tengah menyebrangi perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Jaringan, Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo dari arah Selatan ke Utara.

Seorang warga Dusun Jaringan, Nawawi (52) mengatakan sudah terjadi dua peristiwa kecelakaan yang melibatkan kendaraan dengan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu itu dalam setahun ini.

Ia pun meminta pihak terkait untuk melengkapi perlintasan dengan palang pintu agar kejadian kecelakaan tak kembali terulang.

"Sebaiknya diberi palang pintu atau minimal ada petugas yang menjaga di perlintasan," katanya.

Baca juga: Dihantam Kereta Api di Probolinggo, Innova Ringsek Terseret Puluhan Meter, 4 Penumpang Mobil Tewas

Di sisi lain ia mengungkapkan, di pinggir jalan dekat perlintasan kereta api kerap dibuat lokasi parkir sejumlah truk.

Karenanya, pengendara mobil maupun sepeda motor tak bisa melihat pergerakan kereta karena pandangannya terhalang truk.

Selain faktor tidak adanya palang pintu di perlintasan kereta api, menurutnya, hal tersebut  juga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

"Para warga sudah meminta agar sopir truk tak memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan. Tetapi, tetap bandel. Kami meminta pihak terkait melakukan tindakan," terangnya.

Baca juga: Ajak Duel Petugas Polisi, Pria Bawa Belati Bubarkan Apel Polres Lumajang, Identitas Pelaku Terungkap

Sementara itu, Komandan Peleton Polsuska Daop IX Jember, Muhammad Halil menjelaskan kecelakaan terjadi karena sopir mobil Toyota Innova tak memperhatikan laju kereta api kala menyebrangi perlintasan tanpa palang pintu.

"Saat mobil menyebrangi perlintasan tanpa palang pintu, secara bersamaan datang kereta api dari arah Barat ke Timur. Sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan," pungkasnya.

Akibat kecelakaan ini, empat penumpang mobil meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dua penumpang posisinya terhimpit kabin mobil.

Sedangkan dua penumpang lain diduga terpental ke luar dari mobil.

Usai tertabrak, mobil itu terseret kereta api hingga 20 meter. Kondisi mobil ringsek parah. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved