Breaking News:

Berita Kota Pasuruan

Kini Jadi Sekjen PBNU, Gus Ipul Pastikan Jabatan Wali Kota Pasuruan Tetap Bisa Berjalan Baik

Mendapat amanah menjadi Sekjen PBNU, Gus Ipul memastikan jabatan Wali Kota Pasuruan tetap bisa berjalan baik: Sudah terbiasa membagi waktu.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Galih Lintartika
Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf menanggapi terkait jabatan barunya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Kamis (13/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf menanggapi terkait jabatan barunya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU.

Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, mengatakan akan mengikuti keputusan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. 

"Insyaallah saya sudah terbiasa membagi waktu," kata Gus Ipul usai menggelar rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di Kantor Pemkot Pasuruan, Kamis (13/1/2022).

Gus Ipul memastikan, amanah yang didapatkan sebagai Sekjen PBNU tidak akan mempengaruhi jabatannya sebagai Wali Kota Pasuruan.

Baca juga: Daftar Lengkap Nama Pengurus PBNU 2022-2027, Ada Nama Gus Ipul dan Khofifah Indar Parawasa

"Dua jabatan itu akan saya kerjakan sesuai dengan porsinya penuh tanggung jawab, dan saya tekankan tidak akan bertabrakan. Artinya bisa berjalan seiring sejalan," urainya.

Apalagi, kata Gus Ipul, kepengurusan PBNU yang sekarang lebih lengkap, sehingga antarpengurus bisa berbagi tugas dengan baik untuk menyelesaikan tugas di PBNU.

Selain itu, kemajuan teknologi juga memberikan kemudahan untuk berkoordinasi.

"Kita bisa menggelar rapat Zoom, tanda tangan juga bisa online," paparnya.

Gus Ipul memastikan tidak akan ada masalah. Apalagi, jika semuanya sudah dibagi habis, maka tugas-tugasnya akan lebih ringan.

"Saya sudah hampir 20 tahun membagi tugas. Insyaallah, saya bisa menjalankannya. Dulu waktu wagub saya juga Ketua Umum GP Ansor, dan wali kota kemarin juga masih merangkap Ketua PBNU," sambungnya.

Dia juga memastikan tidak akan mencampurkan kegiatan wali kota dan PBNU. Artinya, kegiatan antara PBNU dan wali kota akan dipisah.

"Termasuk penggunaan anggaran, kalau saya kegiatan PBNU saya pastikan tidak akan menggunakan fasilitas atau anggaran wali kota," tambahnya.

Gus Ipul memastikan, fokus pembangunan Kota Pasuruan menjadi Kota Madinah, maju ekonominya, indah kotanya dan harmoni warganya tetap berjalan.

"Sudah ada pos anggarannya sekitar Rp 400 miliar untuk mewujudkan Kota Madinah. Tahun ini adalah tahun di mana kami akan mulai melakukan pembangunan," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved