Breaking News:

Berita Kota Malang

Pagi-pagi Dapati Fotokopi KTP-nya Berserakan di Jalan, Pria di Malang Baru Sadar Rumahnya Kemalingan

Pagi-pagi, ketua RT temukan fotocopy KTP berserakan di jalan, pria di Kota Malang baru sadar rumahnya diobok-obok maling.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Rumah Isak Firman di Puri Kartika Asri Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, yang diobok-obok maling, saat didatangi TribunJatim.com, Kamis (13/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rumah Isak Firman (39) di Puri Kartika Asri Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, diobok-obok maling, Rabu (12/1/2022) dini hari.

Pelaku diduga beraksi sekitar pukul 01.10 WIB.

Saat itu, korban baru saja pulang ke rumah sekitar pukul 00.00 WIB. Sekitar pukul 00.30 WIB, korban tidur dan menyalakan lampu teras.

"Sekitar pukul 01.15 WIB, saya bangun untuk buang air kecil, dan waktu lewat ke ruang keluarga itu posisi sudah berantakan. Selain itu, lampu teras juga sudah padam, tetapi waktu itu saya belum sadar kalau rumah saya dimasuki pencuri," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Bantah Punya Ilmu Sirep, Pembobol Lima Rumah di Situbondo Akui Gunakan Ini Saat Beraksi

Lalu sekitar pukul 05.30 WIB, korban dikagetkan dengan suara panggilan dari ketua RT setempat. Ketua RT memberitahukan kepada korban, ada tas berisi fotocopy data milik korban berserakan di tepi jalan, di antaranya KTP, SIM, dan Kartu BPJS.

Korban akhirnya menyadari bahwa rumahnya telah dimasuki pencuri. Akhirnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota.

Korban mengatakan, pelaku terbilang cepat dan lihai dalam melancarkan aksinya. Sebab, pelaku beraksi tanpa merusak kunci gembok pagar, kemudian mematikan lampu teras dan memanfaatkan pintu rumah yang tertutup tetapi tidak terkunci.

"Jadi, pelaku ini masuk ke rumah cukup cepat. Dalam aksinya, pelaku mengambil empat tas, dua tasnya di buang sekitar 20 meter dari rumah saya. Dan yang dua tas, dibawa kabur pelaku," terangnya.

Untuk dua tas yang diambil berisi dompet milik korban dengan isi uang tunai Rp 2,2 juta beserta surat-surat kendaraan dan dompet istri korban berisi uang arisan PKK berisi kurang lebih Rp 7 juta dan laptop.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved