Berita Jatim

Pria Ngamuk Bawa Pisau di Mapolres Lumajang Ternyata ODGJ, Polisi: Obatnya Habis

Viral di medsos seorang pria berjaket sweater zipper warna biru muda, dan bercelana jeans pendek mengamuk seraya mengacungkan senjata tajam (Sajam) je

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/istimewa
Tangkapan layar aksi pria tak dikenal ngamuk di Mapolres Lumajang 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Viral di medsos seorang pria berjaket sweater zipper warna biru muda, dan bercelana jeans pendek mengamuk seraya mengacungkan senjata tajam (Sajam) jenis pisau, di halaman Mapolres Lumajang, Kamis (13/1/2022). 

Aksi pria tersebut sontak mengagetkan semua anggota kepolisian yang berada di sekitar halaman tersebut. 

Pria tak dikenal itu, berkali-kali meracau tak jelas ke segala arah, seraya mengacungkan sajam yang dipegangnya menggunakan tangan kanan ke arah petugas. 

Pada beberapa rekaman video yang beredar, pria berambut gondrong itu, tampak makin naik pitam saat mendapati salah seorang anggota polisi berusaha mendekatinya dengan maksud meredam aksi berbahayanya. 

Yang bikin seram. Tatkala anggota polisi yang berupaya mendekat itu, berupaya berkomunikasi dengannya. Si pria malah menyambutnya dengan mengacungkan sajam di tangannya. 

Baca juga: Ajak Duel Petugas Polisi, Pria Bawa Belati Bubarkan Apel Polres Lumajang, Identitas Pelaku Terungkap

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan, insiden tak terduga itu, terjadi saat para anggota kepolisian di dalam markas sedang melaksanakan apel pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. 

Setelah dilakukan penangkapan, penggeledahan dan pemeriksaan. Ternyata pria tersebut berinisial R (27) warga Kunir Kidul, Kunir, Lumajang, yang terkategori sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Kemudian, jenis sajam yang dibawa R untuk melakukan aksi membahayakan di area halaman markas tersebut, adalah pisau dapur. 

"Dan itu sudah diamankan oleh anggota, dan sudah diklarifikasi dan cek, ternyata yang bersangkutan mengalami depresi," katanya saat ditemui TribunJatim.com di ruangannya, Kamis (13/1/2022). 

Baca juga: Dihantam Kereta Api di Probolinggo, Innova Ringsek Terseret Puluhan Meter, 4 Penumpang Mobil Tewas

Informasi tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian dari bukti keterangan dan berkas pemeriksaan kejiwaan yang berasal dari pihak orangtua Si R. 

Dan, juga hasil pemeriksaan terbaru mengenai kondisi kejiwaan terhadap R yang dilakukan oleh pihak RSUD dr Haryoto, Lumajang. 

"Yang sudah dilakukan tadi oleh polres, antara lain, membawa yang bersangkutan ke RSUD dr Haryoto Lumajang, untuk dilakukan tes kejiwaannya," jelasnya. 

Gatot memastikan, sejak awal memasuki area halaman markas hingga berhasil diamankan oleh para anggota, R tidak sampai melukai anggota kepolisian di sekitarnya. 

Kemudian, guna penanganan lebih lanjut terhadap kondisi kejiwaannya. R sudah dirujuk untuk dilakukan perawatan di rumah sakit khusus kejiwaan di Candipuro, Lumajang.

Berdasarkan keterangan dari ibunda R. Gatot mengungkapkan, penyebab R mengamuk hingga mendatangi Mapolres Lumajang, disebabkan R terlambat mengonsumsi obat penenang yang biasa diperoleh dari pihak puskesmas di dekat tempat tinggalnya. 

"Informasi dari ibunya yang datang di Polres. Yang bersangkutan memang kehabisan obat dari puskesmas yaitu obat antidepresi," pungkas mantan Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya itu. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved