Breaking News:

Berita Tulungagung

Vaksinasi Dosis Ketiga di Tulungagung Sementara Hanya Dilayani di Rumah Sakit, Berikut Syaratnya

Pemkab Tulungagung melaksanakan vaksinasi dosis ketiga mulai besok, Jumat (14/1/2022) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa/TribunJatim.com/Prokopim Batu
ILUSTRASI - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada warga Kota Batu, 2021. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung melaksanakan vaksinasi dosis ketiga mulai besok, Jumat (14/1/2022) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Pada tahap awal ini yang mendapat suntikan pertama adalah bupati, wakil bupati, para kepala OPD, Forkopimda dan anggota DPRD Tulungagung.

Selanjutnya vaksin booster ini bisa diakses seluruh masyarakat di RSUD dr Iskak dan rumah sakit swasta di Tulungagung.

"Untuk sementara hanya dilayani di seluruh rumah sakit, baik rumah sakit negeri maupun swasta di seluruh Tulungagung," terang Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, dr Kasil Rokhmat, Kamis (13/1/2022).

Warga yang bisa mengakses vaksin booster ini harus berusia 18 tahun ke atas.

Selain itu jarak minimal dari suntikan dosis kedua adalah enam bulan.

Baca juga: Kota Kediri Mulai Vaksinasi Booster Dosis Ketiga, Vaksinasi Dilakukan di Dua Tempat Ini

Untuk mendaftar, warga cukup membawa fotokopi kartu identitas dan sertifikat vaksin kedua.

"Vaksin ini gratis dan belum diwajibkan. Jadi masyarakat yang berminat silakan daftar ke rumah sakit," sambung dr Kasil.

Vaksinasi dosis ketiga ini bisa dilaksanakan setelah Kabupaten Tulungagung mencapai 70 persen vaksinasi dosis pertama dan 60 persen vaksinasi lansia.

Sementara Puskesmas-Puskesmas yang selama ini menjadi ujung tombak vaksinasi, diminta fokus melanjutkan dosis pertama dan dosis kedua.

Baca juga: Daftar Korban Meninggal Innova Ditabrak Kereta di Probolinggo, Ada 3 Warga Surabaya dan 1 Bandung

Karena itu vaksinasi booster tidak dilayani di Puskesmas.

"Puskesmas fokus kejar target 100 persen dosis pertama dan dosis kedua," tegas dr Kasil.

Jenis vaksin yang dipakai berbeda dengan dosis pertama dan dosis kedua.

Misalnya, jika dosis pertama dan kedua menggunakan Sinovac, maka dosis ketiga menggunakan vaksin mereka lain seperti Pfizer.

Karena belum diwajibkan, Dinkes tidak memasang target capaian vaksinasi dosis ketiga.

Baca juga: Pemkab Madiun Mulai Vaksinasi Booster pada 17 Januari 2022, Masyarakat Umum Dibolehkan dengan Syarat

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved