Breaking News:

Sindikat Pencuri Kabel Telkom Ditangkap

BREAKING NEWS - Kejar-kejaran bak di Film Warnai Penangkapan Sindikat Pencuri Kabel Telkom Surabaya

Aksi kejar-kejaran bak di film mewarnai penangkapan sindikat pencuri kabel Telkom di Surabaya, pelaku menabrakkan kendaraannya ke arah polisi.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Dwi Prastika
Istimewa
Ilustrasi - Aksi kejar-kejaran bak di film mewarnai penangkapan sindikat pencuri kabel Telkom di Surabaya, pelaku menabrakkan kendaraannya ke arah polisi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aksi kejar-kejaran bak di film mewarnai penangkapan sindikat pencuri kabel Telkom, yang dikabarkan terjadi di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur.

Petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo dan Unit II Ditreskrimum Polda Jatim membuntuti para pelaku yang ternyata berjumlah lebih dari delapan orang.

Bahkan, informasi menyebutkan, dua di antara pelaku adalah oknum anggota TNI.

Kejadian itu bermula saat polisi mendapat informasi adanya pencurian kabel Telkom di wilayah Surabaya.

Baca juga: Ditinggal Kabur Teman Saat Ketahuan Curi Kabel Telkom, 2 Pemuda di Probolinggo Kalang Kabut Sembunyi

Setelah melakukan penyelidikan, didapati ada dua truk dan dua mobil tengah beraksi di wilayah Surabaya.

Polisi kemudian melakukan pengejaran kepada empat kendaraan itu secara terpisah.

Satu kendaraan Avanza bernopol BE 1126 FF berusaha melawan petugas.

Tiga kali tembakan peringatan diberikan agar pelaku berhenti, namun tak dihiraukan.

Bahkan, sopir mobil tersebut memilih menabrakkan kendaraannya ke arah polisi beberapa kali hingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur.

"Informasinya satu tersangka meninggal dunia," sebut sumber internal yang tak ingin disebut namanya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo, Ipda Dedie Setiawan menyebut, kegiatan penangkapan itu merupakan milik Jatanras Polda Jatim.

"Silakan konfirmasi ke Polda ya. Kami hanya back-up saja," ujar Ipda Dedie Setiawan singkat.

Sementara, Kasubdit Jatanrad Polda Jawa Timur, AKBP Lintar Mahardono masih belum memberikan pernyataan terkait adanya ungkap kasus tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved