Breaking News:

Berita Kabupaten Madiun

Kawanan Kera Rusak Kebun Durian Warga Desa Segulung Madiun, Petani Rugi Puluhan Juta Rupiah

Kawanan kera Gunung Wilis merusak kebun durian warga Desa Segulung Kabupaten Madiun, petani merugi hingga puluhan juta rupiah.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Sekumpulan kawanan kera meresahkan petani durian di Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jumat (14/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sekumpulan kawanan kera meresahkan petani di Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jumat (14/1/2022).

Bagaimana tidak, kera-kera tersebut merusak tanaman petani di kebun yang berada di kaki Gunung Wilis, mulai dari durian, petai, cengkeh, dan lainnya.

Seorang petani, Parminto (52) mengatakan, kera ini datang pada sore menjelang malam hari saat petani pulang dari ladang.

Walaupun Parminto belum melihat dengan mata kepalanya sendiri, ia yakin kalau hewan yang merusak tanamannya tersebut adalah kera.

Baca juga: Panen Raya Tiba, Yuk Cicipi Legitnya Durian Desa Segulung Kabupaten Madiun, Bikin Nagih!

"Kalau kera hanya merusak, misalnya durian yang masih muda hanya ditarik-tarik gitu sampai rusak bahkan jatuh," kata Parminto, Jumat (14/1/2022).

"Kalau bajing atau tupai itu makan buah yang sudah matang, bahkan kalau (hewan) weluk bisa menghabiskan satu buah durian," lanjutnya.

Akibat serangan kera ini, Parminto mengaku rugi puluhan juta rupiah, karena buah duriannya banyak yang rusak.

"Satu pohon hitung saja nilai buah duriannya satu juta rupiah. Lha saya punya 40an pohon besar dan kecil," terang Parminto.

Warga tidak bisa berbuat banyak, karena kera-kera tersebut hanya turun saat keadaan benar-benar sepi.

"Upaya warga sementara ini membungkus durian dengan pakaian yang warnanya cerah untuk mengamankan kera dan tupai, biar takut dikira orang," lanjutnya.

Lebih lanjut, kera-kera ini memang sering muncul saat musim panen tiba setiap tahunnya.

"Mereka kan datang dari hutan pinus, jadi yang diserang ya hanya kebun di atas (kaki gunung) yang dekat dengan hutan. Kalau dengan perkampungan warga aman," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved