Breaking News:

Berita Batu

Pria yang Todongkan Pistol di Batu Diringkus Polisi, Pelaku Ternyata Punya 2 Senjata

Polisi Resor Batu berhasil menangkap lelaki yang viral di media sosial karena menodongkan pistol di depan Balai Desa Pandanrejo, Kota Batu.

Penulis: Benni Indo | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Benni Indo
Polisi Resor Batu berhasil menangkap lelaki yang viral di media sosial karena menodongkan pistol di depan Balai Desa Pandanrejo, Kota Batu. Dalam rilis resmi yang dilaksanakan di Mapolres Batu, Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogie Hermawan menerangkan bahwa pelaku memiliki dua senjata yakni air softgun dan rakitan. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Polisi Resor Batu berhasil menangkap lelaki yang viral di media sosial karena menodongkan pistol di depan Balai Desa Pandanrejo, Kota Batu. Dalam rilis resmi yang dilaksanakan di Mapolres Batu, Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogie Hermawan menerangkan bahwa pelaku memiliki dua senjata yakni air softgun dan rakitan.

Pelaku adalah warga Kota Batu berinisial MS. Ia merupakan residivis yang keluar dari penjara pada 2005 setelah menghabiskan masa tahanan selama 8 tahun. Kasusnya waktu itu menembak seorang anggota Polri di Kabupaten Malang.

MS diketahui tidak memiliki izin menyimpan dan menggunakan senjata api. Akibat tindakannya ini, ia terancam hukuman mati atau setinggi-tingginya 20 tahun penjara sesuai UU Darurat No 12 Tahun 1951 No 12.

Baca juga: Pengacara Pria Penendang Sesajen Keberatan Klien Langsung Berstatus Tersangka: Bukan Pelaku Kriminal

Yogie menjelaskan, pasca viralnya video yang memperlihatkan MS menodongkan senjata, polisi bergegas mencari tahu keberadaan tersangka. Pada malam harinya, polisi berhasil menangkap MS di rumahnya.

"Didapatkan beberapa barang bukti di rumah tersangka. Senjata air softgun, 5.5 milimeter dan satu revolver rakitan. Terdapat tiga peluru yang belum ditembakkan. Kami mendapatkan empat peluru lain yang dimodifikasi," ungkap Yogie, Jumat (14/1/2022).

Alasan MS menodongkan senjata api tersebut karena kesal hampir diserempet oleh pengandara lain di sekitar Jl Raya Pandanrejo. Ia kemudian berhenti dan mencoba menakut-nakuti pengendara dengan senjatanya.

"Seperti yang terlihat di video, senjata di arahkan ke seberang jalan. Saat itu tidak ada siapapun di seberang dan tidak ada letusan. Tersangka kesal dengan pengendara yang hampir menyerempetnya," paparnya.

Tersangka mendapatkan senjata tersebut dari transaksi online dengan harga Rp 1.2 juta. Polisi mendalami kasus ini untuk membongkar jaringan perdagangan senjata, termasuk kemungkinan jaringan lainnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti lain seperti helm, sepeda motor, pakaian dan peluru. Polisi juga bakal melakukan uji balistik. Berdasarkan analisis dari Tim Brimob, senjata tersebut bisa meledak dan berbahaya bagi orang lain.

Terkait dengan video yang hendak membagikan bungkusan kepada anak-anak, Yogie mengatakan peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan yang diselidiki polisi. Tersangka diketahui merupakan seorang pengangguran yang tinggal dengan pacarnya. (Benni Indo)

Kumpulan berita Batu terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved