Breaking News:

Berita Kota Malang

Kaca Lampu Hias di Kayutangan Heritage Kota Malang Ada yang Pecah, Padahal Belum Sebulan Dipasang

Kaca lampu hias di Kayutangan Heritage Kota Malang ada yang pecah, padahal belum sebulan dipasang. Kepala DLH Kota Malang Wahyu Setianto sampai heran.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Kaca lampu hias di Kayutangan Heritage Kota Malang ada yang pecah, padahal baru dua pekan dipasang, Jumat (14/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Belum sebulan dipasang, kaca lampu hias di kawasan koridor Kayutangan Heritage Kota Malang ada yang pecah.

Kejadian pecahnya kaca lampu hias di Kayutangan Heritage ini telah diketahui oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang saat melakukan pengecekan.

Kejadian ini membuat Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto merasa heran. Karena lampu hias tersebut baru selesai dipasang dua pekan kemarin.

"Saya tidak tahu, ada yang usil atau apa, kaca lampu di Kayutangan Heritage ada yang pecah. Itu laporan dari petugas saat melakukan pemantauan," ucap Wahyu Setianto kepada Tribun Jatim Network, Jumat (14/1/2022).

Dari pantauan Tribun Jatim Network, kaca lampu yang pecah ini berada di sekitaran persimpangan Rajabali.

Baca juga: Pemkot Malang Butuh Rp 10 Miliar untuk Rapikan Kabel Semrawut di Kayutangan Heritage

Total ada 94 lampus hias bergaya antik yang dipasang pada kanan dan kiri Jalan Basuki Rachmat, Kota Malang itu.

Dilihat sekilas, di ujung lampu hias tersebut terdapat ornamen berbentuk Tugu Malang.

Kemudian, di bawahnya juga ada motif bunga dan lambang Singa, yang diambil dari logo Kota Malang zaman dulu.

Anggaran yang digelontorkan Pemkot Malang untuk pengadaan lampu hias tersebut sekitar Rp 1,4 miliar.

Pemasangan lampu ini juga untuk mempercantik kawasan Kayutangan Heritage.

"Selain lampu hias, kami juga menemukan ada satu pohon tabebuya yang mati. Itu nanti akan kami ganti dengan yang baru," ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Diskopindag Kota Malang itu.

Wahyu Setianto menambahkan, untuk saat ini tugas dari DLH Kota Malang hanya melakukan pemantauan dan pembersihan di kawasan Kayutangan Heritage.

Seperti yang dilakukan pada 10 Januari 2021 kemarin, saat melakukan pembersihan kabel semrawut dan bersih-bersih di Kayutangan Heritage.

"Kami sekarang tinggal melakukan pemantauan saja setiap hari. Seperti yang kami lakukan kemarin dengan merapikan kabel-kabel listrik. Nantinya kabel listrik ini akan ditanam di bawah tanah oleh teman-teman dari Dinas PU," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved