Berita Kota Batu

Waspada Demam Berdarah, Masyarakat Kota Batu Dihimbau Gencar Lakukan PSN

Masyarakat Kota Batu diimbau agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan demam berdarah dengue (DBD) di musim penghujan ini.

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/BENNI INDO
Kepala Dinas Kesehatan Batu drg Kartika Trisulandari mengatakan anggaran untuk isolasi terpadu di YPPII ada sebanyak Rp 3 Miliar dan akan ditambahkan jika kebutuhan meningkat. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Masyarakat Kota Batu diimbau agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan demam berdarah dengue (DBD) di musim penghujan ini.

Saat ini, ada satu temuan kasus demam berdarah yang menyerang orang dewasa di Kota Batu.

Kepala Dinas Kesehatan Batu, drg Kartika Trisulandari mengingatkan agar masyarakat melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Caranya, menjaga kebersihan, menguras genangan air, serta menutup tempat air yang bisa menjadi sarang nyamuk.

“Tahun alu ada 16 kasus DBD, sembuh semuanya alhamdulillah. Laporan terbaru belum selesai, tapi sudah ada satu kasus. Rekomendasinya lakukan PSN serentak. Pokoknya titip PSN-nya,” terang Kartika.

Baca juga: Hanya 1 Warga Desa Banjararum Terkonfirmasi Omicron, Bupati Malang: Dua Lainnya Covid-19 Biasa

PSN dinilai efektif menekan berkembang biaknya nyamuk. Pasalnya, dengan melakukan PSN, tempat berkembang biaknya nyamuk dapat diantisipasi. Dengan begitu, nyamuk tidak bisa berkembang biak.

“Jadi kami fokusnya menghalangi nyamuk berkembang biak, menghalangi tempat nyamuk berkembang biak seperti genangan air. Kalau tidak PSN rutin, kemungkinannya sangat tinggi,” ujar Kartika.

Tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk bisa dibersihkan seminggu sekali. Masyarakat diharapkan melakukan hal tersebut agar jentik-jentik tidak tumbuh menjadi nyamuk.

Dikutip dari beberapa sumber, demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dari kelompok Albovirus B.

Vector utama penyakit DBD adalah nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit DBD dapat muncul sepanjang tahun dan dapat menyerang seluruh umur. Belum ada vaksin untuk mengatasi serangan DBD. 

Baca juga: Pengacara Tersangka Penendang Sesajen Respon Keinginan Bupati Lumajang Ingin Interogasi Kliennya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved