KPK OTT Hakim PN Surabaya

2 Pejabat PN Surabaya Kena OTT KPK, Pelayanan Masyarakat Tetap Berjalan Normal Meski Ada Penyegelan

Pelayanan masyarakat di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, masih berjalan normal, meskipun dua orang pejabatnya; hakim dan panitera pengganti, terciduk

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI
Pelayanan Masyarakat Tetap Berjalan Normal Meski Ada Penyegelan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Pelayanan masyarakat di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, masih berjalan normal, meskipun dua orang pejabatnya; hakim dan panitera pengganti, terciduk OTT KPK, pada Rabu (19/1/2022) malam. 

Humas PN Surabaya Martin Ginting mengungkapkan, terkait agenda persidangan yang masih menjadi tanggung jawab dari IIH, oknum hakim yang ditangkap KPK itu, akan ditangani oleh hakim anggota PN Surabaya yang lainnya. 

"Tentunya untuk perkara yang bersangkutan, juga akan dialihkan ke hakim anggota yang lain," ujarnya, pada awak media di halaman Kantor PN Surabaya, Kamis (20/1/2022). 

Kemudian, terkait dengan pelayanan masa yang tersedia di PN Surabaya, pasca-penangkapan dan diikuti dengan adanya penyegelan sebuah ruang kerja IIH, di Lantai 4, Kantor PN Surabaya. 

Baca juga: Terbongkar Kekayaan Sebenarnya Itong Isnaeni, Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK, Lihat Rinciannya

Ginting memastikan, pelayanan masyarakat tetap berjalan secara normal, tidak ada hambatan yang berarti. 

"Kalau majelis yang lain, tetap, kami melakukan pelayanan sebagaimana biasanya, tidak akan terhambat," katanya. 

Pantauan TribunJatim.com, masyarakat masih bisa mengakses seluruh fasilitas layanan masyarakat yang disediakan oleh PN Surabaya. Termasuk pengurusan legalisir, hingga persidangan perkara. 

Proses penyegelan dilakukan pihak KPK di sebuah ruang hakim berlokasi di Lantai 4 Gedung Kantor PN Surabaya

Hal itu, diketahui Ginting, sekitar pukul 07.30 WIB, saat dirinya bersama pejabat lain mengecek ruang kerja para pejabat hakim dan ASN di kantornya.

Baca juga: Akhirnya Terjawab Sosok Itong Isnaeni, Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK, Dikenal Sosok Nekat

Hingga saat ini, pintu di ruang tersebut disegel dengan stiker tanda pengawasan KPK. 

Ginting memastikan, pihak KPK masih belum melakukan mekanisme lanjutan untuk melakukan penggeledahan ataupun penyitaan. 

"Kejadian tadi malam kira-kira kita dengar demikian, masih penyegelan dan belum ada penggeledahan. Belum ada," pungkasnya. 

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) hakim PN Surabaya inisial IIH dan panitera PN Surabaya inisial H, di sebuah daerah di Kota Surabaya. 

Mereka, diduga terlibat suap terkait perkara yang sedang berjalan di PN Surabaya.

Baca juga: Hakim dan Panitera PN Surabaya Terjaring OTT KPK, Humas Ungkap Soal Pendamping Hukum

Hingga kini, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.

Ia menambahkan, pihaknya memiliki waktu 1×24 jam KPK untuk segera menentukan sikap atas hasil tangkap tangan tersebut.

“Diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait sebuah perkara di PN Surabaya. Perkembangannya akan disampaikan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/1/2022). 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved