Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Penendang Sesajen Semeru Menunduk - Dirjen Pajak Minta Ghozali Bayar Pajak

3 Berita terpopuler Jatim hari Sabtu (22/1/2022). Penendang sesajen Semeru menunduk hingga Dirjen Pajak minta Ghozali Everyday bayar pajak.

Tribun Jatim Network/Tony Hermawan
Hadfana Firdaus, penendang sesajen di area erupsi Gunung Semeru tiba di Mapolres Lumajang pada Kamis (20/1/2022). 

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Sabtu (22/1/2022).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan perkara Hadfana Firdaus (HF) dalam kasus dugaan penghinaan golongan telah dilimpahkan Ditreskrimum Polda Jatim ke Polres Lumajang.

Kasus tersebut terkait aksi penendang sesajen di area erupsi Gunung Semeru.

Selanjutnya, Transaksi NFT kini sedang menjadi perhatian banyak orang karena keberhasilan Sultan Gustaf Al Ghozali atau yang lebih dikenal dengan nama Ghozali Everyday, dalam bertransaksi NFT.

Ghozali sukses meraup untung hingga miliaran rupiah dari hasil menjual produk NFT atau Non Fungible Token di marketplace NFT, OpenSea.

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut ini berita terpopuler Jatim hari ini, Sabtu (22/1/2022) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. Penendang Sesajen di Semeru Menunduk dan Diam Seribu Bahasa Saat Tiba di Mapolres Lumajang

Hadfana Firdaus, penendang sesajen di area erupsi Gunung Semeru tiba di Mapolres Lumajang pada Kamis (20/1/2022).
Hadfana Firdaus, penendang sesajen di area erupsi Gunung Semeru tiba di Mapolres Lumajang pada Kamis (20/1/2022). (Tribun Jatim Network/Tony Hermawan)

Perkara Hadfana Firdaus (HF) dalam kasus dugaan penghinaan golongan telah dilimpahkan Ditreskrimum Polda Jatim ke Polres Lumajang.

Kasus tersebut terkait aksi penendang sesajen di area erupsi Gunung Semeru.

Pantauan di lokasi, HF tiba di Mapolres Lumajang pada Kamis (20/1/2022) sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca juga: Terjawab Alasan Proses Hukum Penendang Sesajen Gunung Semeru Bakal Dipindahkan ke Lumajang

Baca juga: 4 Tuntutan yang Disuarakan Laskar Bineka Saat Gelar Demo Penendang Sesajen di DPRD Lumajang

Tidak ada pengawalan khusus. Dia hanya diantar dengan 1 mobil berwarna putih.

Sebanyak empat orang polisi langsung menggelandang HF ke ruang penyidik. Tidak ada satu kata pun terlontar darinya saat ditanya wartawan.

HF banyak menundukkan kepala menghindari kamera wartawan di balik topi abu-abunya.

Baca Selengkapnya

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved