Berita Probolinggo

Cerita Kasur di Kamar Tokoh Agama yan Lolos dari Banjir Probolinggo, Kerabat sampai Terkejut

Sejumlah rumah milik warga Dusun Wringinan, Desa Tambakrejo, Tongas, Kabupaten Probolinggo terendam banjir. Tak sedikit pula, bagian dalam rumah

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Danendra Kusuma
Uswatun Hasanah (47) menunjukkan kasur yang berada di kamar Habib Zien yang tak tersentuh air dan lumpur, Senin (7/2) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Sejumlah rumah milik warga Dusun Wringinan, Desa Tambakrejo, Tongas, Kabupaten Probolinggo terendam banjir.

Tak sedikit pula, bagian dalam rumah warga yang berantakan akibat terjangan banjir. Lantai rumah dipenuhi lumpur. Tempat tidur yang berada dalam kamar rusak dan basah kuyup.

Namun, ada hal di luar nalar yang tersingkap di balik bencana banjir ini.

Tempat tidur dan kasur yang di kamar tokoh agama setempat, Habib Zien bin Agil Bafagih tak tersentuh lumpur maupun air.

Baca juga: Pria Rangkah Surabaya Diringkus Polisi, Buntut Terima Titipan Sabu dan Pil Koplo dalam Kemasan Susu

Padahal, tempat tidur di dua kamar lain yang berdekatan basah kuyup dan banyak noda lumpur.

Hal ajaib itu diketahui oleh salah satu kerabat Habib Zien, Uswatun Hasanah (47).

Dia mengetahuinya saat membantu membersihkan rumah Habib Zein dari lumpur pasca banjir.

"Saat hendak membersihkan kamar, saya terkejut kasur yang berada di kamar Habib Zein bersih dan kering. Sedangkan kasur di dua kamar lain basah dan ada noda lumpur," katanya kepada Surya, Senin (7/2).

Ia menyebut, Habib Zien memang menempati kamar itu untuk beristirahat. Namun, setelah Habib Zien meninggal dunia tiga tahun lalu di usia 74 tahun, kamar itu tak ditempati lagi. Setiap harinya, hanya dibersihkan saja.

Ketinggian tempat tidur di kamar itu sekitar 80 cm. Rangka tempat tidur tersebut terbuat dari kayu, dilengkapi kasur busa, dua buah bantal dan satu guling. Ada pula beberapa boneka milik cucunya yang diletakkan rapi di atas kasur.

Sedangkan, ketinggian air mencapai 1 meter. Banjir juga membawa material lumpur dengan ketebalan 50 cm.

"Logikanya, kasur di kamar Habib Zien basah dan banyak noda lumpur. Ajaibnya, kasur di kamar itu bersih dan kering," pungkas Uswatun sembari menunjukkan batas ketinggian air yang membekas pada tembok kamar. Genangan air lebih tinggi daripada kasur.

Di sisi lain, Habib Zien dikenal warga sebagai sosok penyabar.

Dusun Wringinan, Desa Tambakrejo, Tongas, Kabupaten Probolinggo diterjang banjir, Minggu (6/2) sekira pukul 17.00 WIB.

Banjir yang menerjang Dusun Wringin, Desa Tambakrejo, Tongas, Kabupaten Probolinggo disebabkan air Sungai Lawean yang meluap. Di saat bersamaan beberapa wilayah Probolinggo diguyur hujan deras. (nen)

Kumpulan berita Probolinggo terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved