Berita Lamongan

Belasan Siswa Terpapar Covid-19, SMAN 2 Lamongan Lockdown, Terungkap Kronologi Penyebarannya

Lembaga sekolah dari tingkat TK hingga SLTA di Lamongan Jawa Timur diterapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen. Namun ada satu sekolah

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
SMA Negeri 2 Lamongan harus lockdown karena belasan siswanya terpapar positif Covid-19. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Lembaga sekolah dari tingkat TK hingga SLTA di Lamongan Jawa Timur diterapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 50 persen.

Namun ada satu sekolah, SMA di Lamongan ditutup usai diketahui ada sebanyak 14 siswanya terpapar Covid-19.

Pihak lembaga mengambil kebijakan pembelajaran semua siswa di sekolah ini dilakukan secara daring.

Satu di antara sekolah di Lamongan yang ditutup karena diketahui ada sebanyak 14 siswanya yang terpapar Covid-19 itu adalah SMA negeri 2 di jalan Veteran.

Penutupan sekolah ini dilakukan mulai Senin (14/2/2022) hingga Jumat mendatang.

Baca juga: 24 Siswa Positif Covid-19, SMA Negeri 1 Tuban Lockdown dan Kembali Terapkan Belajar Daring

"Sekolah ditutup mulai hari ini sampai hari jumat besok," kata Kepsek SMAN 2 Lamongan Muki kepada Surya.co.id (Tribunjatim Network) Senin (14/2/2022).

Sementara untuk satu kelas dimana diketahui ada 14 siswa terpapar Covid-19 sudah daring sejak Rabu (9/2/2022). "Jadi satu kelas itu sejak Rabu lalu sudah dikosongkan, dan pembelajarannya melalui daring," katanya.

Awal mula sekolah ditutup setelah diketahui ada satu siswa dari Duduksampeyan, Gresik yang terpapar Covid-19 yang terpapar karena kontak dengan keluarganya.

Kemudian, ungkap Muki, Satgas Covid-19 melakukan tracing pada semua siswa di kelas dan sekolah termasuk para guru dan karyawan.

Dan dari hasil tracing tersebut diketahui ada 14 siswa yang terkonfirmasi Covid-19. Dan salah siswa asal Duduksampeyan Gresik itu tertular dari keluarganya. "Siswa yang bersangkutan diketahui juga terpapar," ungkapnya.

"Kami kemudian melakukan tracing ke semua siswa yang ada di kelas dan akhirnya diketahui ada 14 siswa yang terpapar," ungkapnya.

Ke 14 siswa ini menurut Muki, masih satu kelas yakni kelas Selain melakukan tracing ke siswa satu kelas X Mipa, lanjut Muki, pihaknya juga melakukan tes swab ke tenaga pendidik dan tenaga administrasi yang ada di sekolah. Hasilnya, semua tenaga pendidik dan tenaga administrasi di SMAN 2 Lamongan negatif.

"Alhamdulillah guru-guru dan TU aman. Guru dan TU juga kami lakukan tes sebagai bagian dari tracing, semua negatif," ungkapnya.

Selain melakukan penutupan sekolah dan melakukan tracing, pihaknya juga melakukan sejumlah langkah-langkah lain yang dipandang perlu.

Beberapa langkah tersebut, diantaranya melakukan penyemprotan atau sterilisasi semua ruang kelas dan lingkungan sekolah.

"Kami sudah melakukan sterilisasi dengan melakukan penyemprotan lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas dan ruangan lainnya, termasuk lingkungan sekolah," pungkasnya.(Hanif Manshuri)

Kumpulan berita Lamongan terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved