Berita Jatim

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Jalani Pemeriksaan Kasus Dugaan Ijazah Palsu di Polda Jatim

Setelah meminta penjadwalan ulang, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menghadiri pemeriksaan kasus dugaan ijazah palsu di Polda Jatim.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menjalani pemeriksaan pertama dalam kasus dugaan pemalsuan ijazah di Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Selasa (15/2/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menjalani pemeriksaan pertama dalam kasus dugaan pemalsuan ijazah di Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Selasa (15/2/2022). 

Saat ini, Sugiri Sancoko berstatus sebagai saksi, dalam proses penyelidikan kasus dugaan tindak pidana pemalsuan surat, yang dilaporkan pada Senin (3/1/2022) lalu. 

Sebenarnya, Sugiri Sancoko dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi tersebut pada Kamis (10/2/2022) kemarin. 

Namun, Sugiri Sancoko mengaku, meminta penjadwalan ulang agenda pemeriksaan kepada pihak penyidik, karena dirinya harus mempersiapkan diri atas acara kunjungan Wakil Presiden RI Maruf Amin.

"Masalahnya. Pak wapres mau rawuh (datang) ke Ponorogo. Pada Jumat. Sehingga saya butuh prepare (persiapan), ternyata beliau tidak jadi ke Ponorogo," kata Sugiri Sancoko saat ditemui awak media di depan Halaman Ditreskrimum Mapolda Jatim, Selasa (15/2/2022). 

Kendati demikian, Sugiri Sancoko mengaku, tetap akan kooperatif dengan proses hukum yang sedang bergulir. 

Ia tetap akan menyampaikan segala sesuatu perihal kasus dugaan tindak pidana pemalsuan surat, dalam hal ini, yang dituduhkan adalah ijazah palsu. 

"Kan saya dilaporkan katanya ijazah palsu. Maka saya harus menghadiri sebagai warga negara yang baik dan taat hukum. Saya tidak paham, yang jelas saya dipanggil saya datang, akan saya jelaskan, akan saya klarifikasi," pungkasnya. 

Sebelumnya, Sugiri Sancoko dilaporkan oleh pelapor berinisial RBS (24) warga Kota Madiun, dengan perkara berbunyi dugaan tindak pidana pemalsuan surat, sebagaimana Pasal 263 KUHP. 

Nama Sugiri tercatat sebagai terlapor dalam laporan polisi (LP) bernomor: LP/B/01.01/1/2022/SPKT/POLDAJATIM, yang diterima pada Senin (3/1/2022). 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved