Berita Kediri

Dua Pengedar Sabu-sabu di Kediri Raya Diringkus Polisi, Simak Kronologi Penangkapannya

Anggota Satresnarkoba Polres Kediri Kota mengamankan YBW (33) warga Banyakan dan DN (31) warga Grogol, Kabupaten Kediri karena mengedarkan narkotika

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Didik Mashudi
Dua pelaku pengedar sabu-sabu yang diamankan Satresnarkoba Polres Kediri Kota. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Anggota Satresnarkoba Polres Kediri Kota mengamankan YBW (33) warga Banyakan dan DN (31) warga Grogol, Kabupaten Kediri karena mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Kasi Humas Polres Kediri Kota Iptu Henry menjelaskan awalnya petugas mendapatkan informasi perihal adanya peredaran narkotika jenis sabu di Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Selanjutnya atas informasi tersebut dilakukan upaya penyelidikan dan kedua tersangka ditangkap di sebuah rumah di Kelurahan Gayam.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan serta mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu - sabu.
Barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka narkotika jenis sabu sebanyak 2 klip plastik dengan berat masing masing 0,35 gram dan 0,26 gram beserta klip plastik pembungkusnya.

Baca juga: Dongkrak Ekonomi Warga Perkampungan, Pemkot Surabaya Kembangkan Potensi Kampung Wisata Kue

"Kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke mapolres untuk penyidikan lebih lanjut," jelas Iptu Henry, SH, Selasa (15/2/2022).

Petugas juga mengamankan satu pak plastik klip, sebuah ponsel yang digunakan untuk transaksi, seperangkat alat hisap sabu -sabu yang terdiri dari botol, pipet kaca, sedotan dan korek api dan sebuah timbangan digital.

"Kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan dan penyidikan di Satresnarkoba Polres Kediri Kota untuk proses hukum lebih lanjut," jelasnya.

Kedua tersangka melanggar pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.(didik mashudi)

Kumpulan berita Kediri terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved