Berita Batu

Kasus Covid-19 Terus Naik, Kota Batu Masuki PPKM Level 3, Masyarakat Diminta Lebih Disiplin

Masyarakat Kota Batu harus kembali menerapkan protokol kesehatan lebih disiplin lagi. Hal ini menyusul masuknya Kota Batu dalam Pemberlakuan

Penulis: Benni Indo | Editor: Januar
Tribun Jatim Network
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu Onny Ardianto 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Masyarakat Kota Batu harus kembali menerapkan protokol kesehatan lebih disiplin lagi. Hal ini menyusul masuknya Kota Batu dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, Onny Ardianto mengatakan, kebijakan PPKM level 3 tersebut berdasarkan SE Kemendagri Nomor 10 tahun 2022.

Ony mengatakan, kasus di Kota Batu tengah naik seiring naiknya kasus secara nasional. Dengan adanya kebijakan PPKM Level 3 tersebut, sejumlah pengetatan dilakukan, mulai dari tempat umum hingga kebijakan jam operasional tempat.

Sementara itu, pertimbangan buka dan tutupnya sektor pariwisata masih belum diputuskan . Tapi dari pemerintah sendiri berdasarkan Surat Edaran kemendagri untuk wisata dibuka dengan kapasitas 50 persen. Ketersedian kapasitas isolasi terpadu sendiri belum mencapai seratus persen.

Baca juga: Rombong Bakso di Blitar Terbakar, Pembeli yang Asyik Makan Pentol Langsung Kabur

“Untuk Isoter sendiri yang baru terisi untuk sementara baru mencapai 61 %,” terangnya.

Untuk menekan peningkatan kasus, Pemkot Batu juga menggencarkan vaksinasi. Saat ini, Pemerintah Kota Batu tengah menyelesaikan program vaksin dosis ketiga atau booster untuk para ASN dan lansia. Dalam pekan ini, rencananya program vaksin untuk ASN selesai. Selanjutnya, vaksin dosis ketiga akan menyasar masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana, Dinas Kesehatan Kota Batu, dr Susana Indahwati, Selasa (15/2/2022). Vaksinasi dosis ketiga untuk masyarakat belum dilakukan secara masif saat ini di Kota Batu. Layanan vaksin dosis ketiga untuk masyarakat direncanakan bergulir akhir Februari 2022.

Susana mengatakan, keterbatasan kuota vaksin juga menjadi perhitungan tersendiri. Sementara permintaan masyarakat untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga cukup tinggi seiring peningkatan kasus penularan Covid-19 varian Omicron.

“Setelah instansi pemerintah dan vertikal terlayani baru kami akan masuk ke masyarakat umum. Bisa jadi kami akan lakukan vaksinasi kepada masyarakat secara bersamaan. Di Puskesmas gerakan bersama untuk masyarakat. Sementara untuk tim dari Dinkes untuk melayani dinas dan instansi vertikal,” ujar Susan.

Susana menyadari kebutuhan vaksin memang diperlukan, namun ia juga realistis karena jatah vaksin dialokasikan dari Pemerintah Pusat. Ia menyebut, kebutuhan akan vaksin untuk dosis ketiga tidak terjadi di Kota Batu saja, namun juga kota-kota lainnya.

“Kebutuhan vaksin dosis ketiga jelas sama dengan jumlah vaksin di Kota Batu. Bagi masyarakat yang sudah vaksin dosis kedua, mereka adalah sasaran vaksin dosis ketiga,” ujarnya. (Benni Indo)

Kumpulan berita Batu terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved