Berita Batu

Tekan Angka Kemiskinan, Dinsos Batu Anggarkan Rp 13 Miliar untuk Jalankan Beragam Program

Pemkot Batu menganggarkan Rp 13 miliar untuk menekan angka kemiskinan melalui program perlindungan dan jaminan sosial.

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/BENNI INDO
Kepadatan kendaraan dari arah Kota Batu menuju Kota Malang atau Surabaya terjadi di Pertigaan Pendem, Kota Batu, Minggu (12/9/2021). Kondisinya berbeda dengan kendaraan yang menuju Kota Batu. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Pemkot Batu menganggarkan Rp 13 miliar untuk menekan angka kemiskinan melalui program perlindungan dan jaminan sosial.

Sekretaris Dinsos Kota Batu Adiek Iman Santoso mengatakan, program tersebut akan menyasar pada individu, kelompok lembaga, maupun non lembaga.

“Seperti rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan secara tunai (BST) ke 5 Kelurahan, kelompok usaha ekonomi produktif (Kube Dinsos), penyandang disabilitas, anak yatim terpapar Covid-19, lansia, veteran dan janda veteran, BPJS, dan Hibah,” katanya.

Pada 2022, ada 201 rumah yang direhab dengan total anggaran Rp 6 miliar. Setiap RTLH mendapat dana sekitar Rp 30 juta per unitnya.

Baca juga: Angka Kemiskinan Turun Drastis, Gubernur Khofifah Sebut Jatim Bebas dari Desa Tertinggal

Lalu 211 para penyandang disabilitas akan mendapatkan bantuan Rp 500 ribu per orang setiap bulannya. Pihaknya menganggarkan bantuan untuk penyandang disabilitas sebanyak Rp 1.266.000.000.

135 anak yatim yang terpapar Covid-19 di Kota Batu juga akan mendapat bantuan Rp 500 ribu ribu tiap bulannya. Total anggaran itu mencapai Rp 810 juta.

Kemudian BST di 5 Kelurahan untuk 728 orang yang mendapat bantuan secara tunai. Anggaran itu sebesar Rp 218.400.000.

“Jadi per orang akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 300 ribu,” imbuhnya.

Baca juga: Angka Kemiskinan Turun, Wali Kota Maidi Sebut Program Kota Madiun Selaras Pemprov Jatim

Sementara bagi para veteran maupun janda veteran di Kota Batu sebanyak 133 orang.

Mereka akan mendapat bantuan Rp 330 ribu setiap bulan. Total anggaran yang disediakan sebanyak Rp 532 juta.

Sebanyak 30 kelompok Kube Dinsos mendapat bantuan juga. Pihaknya telah menganggarkan sebesar Rp 900 juta. 3197 pengguna BPJS juga mendapatkan bantuan sebesar Rp 322.257.600.

Untuk lansia kurang mampu hanya ada 48 orang, yang setiap bulannya akan mendapat bantuan sekitar Rp 450 ribu.

“Totalnya kami anggarkan sebesar Rp 268.800.000,” ungkapnya.

Berbagai bantuan yang disalurkan Dinsos tersebut dilakukan agar masyarakat Kota Batu bisa lebih sejahtera.

Bantuan tersebut mengacu pada UU Dinas Sosial No 11 Tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial, dan UU No 13 tahun 2011 tentang fakir miskin.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved