Berita Persebaya Surabaya

Cerita Bonita Rena, Kagum dengan Euforia GBT hingga Nekat Bertandang ke Kanjuruhan Malang

Berikut kisah Bonita Rena Harfani yang kagum dengan euforia Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), pernah awayday ke Stadion Kanjuruhan.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Koleksi pribadi Rena Harfani
Bonita Rena Harfani awayday Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjadi Bonita karena pandangan pertama mungkin kalimat yang tepat disematkan pada Rena Harfani, dara asli Minang kelahiran Jakarta yang saat ini domisili Waru, Sidoarjo.

Pasalnya, dara hobi traveling itu sejatinya tidak suka dengan klub sepak bola tanah air, termasuk Persebaya. Ia begitu menggilai liga luar negeri, Francesco Totti menjadi pemain favorit yang terus dia gilai hingga saat ini.

Namun karena ajakan adik saudara ia ikut nribun saat celebration game Persebaya vs PSS Sleman tahun 2017 lalu.

Tidak dinyana, ia langsung terpukau dengan euforia Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), benih cinta pada Persebaya mulai tumbuh dan dirasakan oleh dara akrab disapa Upay itu.

"Setelah dateng ke celebration game, dari situ ngerasa gila keren juga yaa bola Indonesia, supporternya yang amat luar biasa banyak dan stadionnya juga Masya Allah, cakep di luar perkiraan," cerita Bonita Rena Harfani pada surya.co.id (Tribun Jatim Network), Selasa (22/2/2022).

Baca juga: Bagas Adi Berharap Rivalitas Suporter Arema FC dan Persebaya hanya 90 Menit: Usai Pertandingan Damai

"Akhirnya dari situ tiap laga apapun selalu berusaha nyempetin dateng, karena sudah dapat chemistry sendiri, seakan ya healing terdekat ya nonton bola di tribun," tambahnya.

Tak hanya kagum dengan euforia Bonek di GBT. Chan-chan Bonek juga membuat dia selalu terkesima.

"Lagu-lagunya dan permainan Persebaya yang oke banget yang akhirnya ketagihan buat nonton," tambah dara usia 26 tahun itu.

Akibat besarnya cinta pada Persebaya, tidak hanya laga home, tak jarang ia memanfaatkan cuti kerja di perusahan perbankan salah satu BUMN untuk awayday.

Baca juga: Jelang Laga Kontra Arema FC, Persebaya Berharap Derbi Jatim Dipimpin Wasit Berkualitas

Ia mendapat restu orang tua, karena sejak kecil, sebagai anak tunggal ia sudah terbiasa mandiri dengan keberanian yang diajarkan keluarga.

Banyak laga tandang yang sudah ia saksikan, mulai laga yang digelar di Pulau Jawa, Bali, hingga Banjarmasin.

Namun satu laga away yang terus dikenang hingga saat ini adalah mengawal Persebaya hingga hadir di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, home base dari Arema FC, tim rival Persebaya.

Bonita Rena Harfani saat berada di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang.
Bonita Rena Harfani saat berada di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. (Koleksi pribadi Rena Harfani)

"Aku dateng sama kakak yang udah aku anggep kakak sendiri. Dateng berdua ke stadion kanjuruhan, hampir aja ketahuan karena logat Surabaya gak bisa keubah," cerita Rena Harfani

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved