Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Imigran Afganistan Gelar Unjuk Rasa - Nikah Pakai Mas Kawin Minyak Goreng

3 Berita terpopuler Jatim hari Kamis (24/2/2022). Imigran Afganistan gelar unjuk rasa hingga pria nikahi janda pakai mas kawin minyak goreng.

Tribun Jatim Network/M Taufik
Sejumlah imigran asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Sidoarjo, untuk meminta kejelasan terhadap nasib mereka yang tinggal di Indonesia, Selasa (22/2/2022). 

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Kamis (24/2/2022).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan sejumlah imigran asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Sidoarjo, untuk meminta kejelasan terhadap nasib mereka yang tinggal di Indonesia, Selasa (22/2/2022).

"Sudah 12 tahun kami berada di sini. Nasib kami sampai saat ini tidak jelas. Hanya disuruh tidur dan makan saja, kami tidak boleh beraktivitas apa-apa," kata Sultan, seorang imigran dalam orasinya.

Selanjutnya, memanfaatkan tanggal cantik pada Selasa (2/2/2022), seorang pria duda menikahi wanita janda.

Yang menarik, sang pria duda menikahi dambaan hatinya dengan mas kawin minyak goreng 1 liter.

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut ini berita terpopuler Jatim hari ini, Kamis (24/2/2022) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. Imigran Afganistan Gelar Unjuk Rasa di Gedung DPRD Sidoarjo: Hanya Disuruh Tidur dan Makan 12 Tahun

Sejumlah imigran asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Sidoarjo, untuk meminta kejelasan terhadap nasib mereka yang tinggal di Indonesia, Selasa (22/2/2022).
Sejumlah imigran asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Sidoarjo, untuk meminta kejelasan terhadap nasib mereka yang tinggal di Indonesia, Selasa (22/2/2022). (Tribun Jatim Network/M Taufik)

Sejumlah imigran asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Sidoarjo, untuk meminta kejelasan terhadap nasib mereka yang tinggal di Indonesia, Selasa (22/2/2022).

"Sudah 12 tahun kami berada di sini. Nasib kami sampai saat ini tidak jelas. Hanya disuruh tidur dan makan saja, kami tidak boleh beraktivitas apa-apa," kata Sultan, seorang imigran dalam orasinya.

Selama ini, puluhan imigran memang tinggal di Sidoarjo. Tepatnya di rumah susun yang berada di kawasan Puspa Agro. Kebanyakan imigran yang ditempatkan di sana berasal dari Timur Tengah, termasuk Afganistan.

Baca juga: Anggota DPRD Tulungagung Dituntut Rp 25 Juta, Gara-gara Gelar Pertunjukan Wayang Saat PPKM Level 4

Baca juga: Gugatan Rumah Dinas, RSSA Malang Tunjuk Kejari Kota Malang Sebagai Jaksa Pengacara Negara

Karena bertahun-tahun tidak beraktivitas, mereka meminta Pemerintah Indonesia memberikan kejelasan terhadap nasib mereka yang berada di kawasan pengungsian tersebut.

Mereka sengaja datang ke DPRD Sidoarjo dengan harapan pihak dewan bisa membantu menyuarakan tuntutannya ke United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). Karena para imigran itu menilai, selama ini tidak ada kejelasan terkait nasib mereka sebagai pengungsi.

Para imigran itu juga berharap agar pemerintah dapat berlaku adil sesuai amanat yang diatur dalam hak asasi manusia.

Baca Selengkapnya

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved